Mengenal Persamaan dan Perbedaan Antara Artikel Ilmiah Konseptual dan Artikel Ilmiah Populer

Mengenal Persamaan dan Perbedaan Antara Artikel Ilmiah Konseptual dan Artikel Ilmiah Populer

Sebagai mahasiswa-mahasiswi keren dan kekinian, tentu kalian wajib tahu mengenai apa itu artikel ilmiah.

Salah dua di antaranya yang perlu kita tahu yakni artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer. Sama-sama artikel ilmiahnya, namun di ujung memiliki pilihan diksi yang berbeda, ‘konseptual’ dan ‘populer’. Apakah perbedaan keduanya hanya terletak pada diksinya? Tentu saja tidak. :grin:

Nah! karena itulah topik ini hadir dan ingin menggugah nurani kawan-kawan mijil untuk berdiskusi.

Balik lagi ke pertanyaan, sebenarnya apa sih persamaan sekaligus perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer?

Selamat berdiskusi :blush::sparkles:

Artikel ilmiah konseptual adalah suatu artikel yang merupakan hasil dari sebuah pemikiran terhadap permasalahan yang kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan.
Dalam penulisan artikel konseptual, penulis terlebih dahulu mengkaji dari sumber-sumber yang relevan dengan permasalahannya, baik yang sejalan ataupun bertentangan sebelum memberikan pendapat atau pendirian dirinya terhadap hal yang telah dikembangkan dari analisis mengenai masalah yang sama yang telah dipubikasikan sebelumnya merupakan bagian terpenting.
Artikel konseptual terdiri dari beberapa unsur pokok, yaitu:

  1. Judul
  2. Nama Penulis
  3. Abstrak dan Kata Kunci
  4. Pendahuluan
  5. Bagian Inti
  6. Simpulan

Sedangkan, artikel populer adalah suatu tulisan hasil penelitian yang disusun kembali agar memenuhi tata tampilan karangan. Judul artikel populer menggunakan bahasa menarik dan tidak dibatasi pada bahasa baku atau bisa menggunakan bahasa yang non-formal yang dapat menarik hati pembaca.
Penulisan artikel ilmiah menggunakan sistematika tanpa abjad dan angka, berlaku untuk hasil penelitian kualitatif maupun kuantitatif.
Artikel ilmiah terdiri dari beberapa unsur,yaitu:

  1. Judul
  2. Nama Penulis
  3. Abstrak dan Kata Kunci
  4. Pendahuluan
  5. Metode
  6. Hasil

Dalam artikel ilmiah konseptual, pendapat atau pendirian penulis merupakan bagian terpenting. Sedangkan, bahasa yang digunakan dalam artikel ilmiah popular adalah bahsa yang enarik dan tidak dibatasi pada Bahasa yang baku sehingga dpat menarik minat para pembaca.

Sumber:
Une.(2011, 28 Oktober). Perbedaan Artikel Konseptual dan Artikel Ilmiah. https://www.scribd.com/doc/70659551/Perbedaan-Artikel-Konseptual-Dan-Artikel-Ilmiah. Diakses pada 25 November 2021 pukul 19.00 WIB.

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

  1. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik.
  2. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.

Perbedaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

  1. Teks Artikel Ilmiah Konseptual
  • Teks artikel ilmiah konseptual adalah artikel sebagai hasil pemikiran secara konseptual.
  • Struktur teks artikel ilmiah konseptual adalah abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, dan simpulan
  • Genre mikro yang digunakan diantaranya
    a. Abstrak = Genre abstrak
    b. Pendahuluan = Genre eksposisi (dan atau meliputi deskripsi)
    c. Tinjauan pustaka = Genre review (ulasan)
    d. Pembahasan = Genre diskusi (dan atau meliputi eksplanasi)
    e. Simpulan = Genre eksposisi (dan atau meliputi deksripsi)
  • Dalam hal struktur, artikel ilmiah konseptual disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan yang fleksibel.
  • Dalam formulasi bahasa, artikel ilmiah konseptual disajikan dengan gaya yang lebih formal.
  • Media publikasinya adalah jurnal atau forum seperti lokakarya dan seminar
  1. Teks Artikel Ilmiah Populer
  • Teks artikel ilmiah populer adalah artikel yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih informal.
  • Struktur teks artikel ilmiah populer adalah isu, argumentasi, dan reiterasi.
  • Genre yang digunakan untuk mengungkapkan seluruh artikel ilmiah populer adalah eksposisi atau diskusi.
  • Dalam hal struktur, artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan yang tidak mengikat. Tahapan ini disusun dengan memberikan nama subbab atau subjudul secara bebas disesuaikan dengan nama pokok persoalan yang disajikan atau nama tahapan, subbab dan subjudul pada struktur tidak digunakan sama sekali meskipun esensi tahapan-tahapan ada secara implisit.
  • Dalam formulasi bahasa, artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal dengan ditandai penggunaan ragam bahasa sehari-hari dan sedikit istilah teknis.
  • Teks artikel ilmiah populer tidak mengandung abstrak.
  • Media publikasinya adalah koran atau majalah.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik.
Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.
Perbedaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

Teks Artikel Ilmiah Konseptual
Teks artikel ilmiah konseptual adalah artikel sebagai hasil pemikiran secara konseptual.
Struktur teks artikel ilmiah konseptual adalah abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, dan simpulan
Genre mikro yang digunakan diantaranya
a. Abstrak = Genre abstrak
b. Pendahuluan = Genre eksposisi (dan atau meliputi deskripsi)
c. Tinjauan pustaka = Genre review (ulasan)
d. Pembahasan = Genre diskusi (dan atau meliputi eksplanasi)
e. Simpulan = Genre eksposisi (dan atau meliputi deksripsi)
Dalam hal struktur, artikel ilmiah konseptual disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan yang fleksibel.
Dalam formulasi bahasa, artikel ilmiah konseptual disajikan dengan gaya yang lebih formal.
Media publikasinya adalah jurnal atau forum seperti lokakarya dan seminar
Teks Artikel Ilmiah Populer
Teks artikel ilmiah populer adalah artikel yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih informal.
Struktur teks artikel ilmiah populer adalah isu, argumentasi, dan reiterasi.
Genre yang digunakan untuk mengungkapkan seluruh artikel ilmiah populer adalah eksposisi atau diskusi.
Dalam hal struktur, artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan yang tidak mengikat. Tahapan ini disusun dengan memberikan nama subbab atau subjudul secara bebas disesuaikan dengan nama pokok persoalan yang disajikan atau nama tahapan, subbab dan subjudul pada struktur tidak digunakan sama sekali meskipun esensi tahapan-tahapan ada secara implisit.
Dalam formulasi bahasa, artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal dengan ditandai penggunaan ragam bahasa sehari-hari dan sedikit istilah teknis.
Teks artikel ilmiah populer tidak mengandung abstrak.
Media publikasinya adalah koran atau majalah.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

• Artikel Konseptual
Artikel konseptual adalah artikel sebagai hasil pemikiran secara konseptual.
• Artikel Ilmiah Populer
Artikel ilmiah populer adalah artikel yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih informal.

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer :

  1. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik

  2. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.

Perbedaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer :

Artikel Ilmiah Konseptual

  1. Dalam hal struktur teks, artikel konseptual disusun dengan struktur teks yang
    mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel, yaitu :
    a) Abstrak
    b) Pendahuluan
    c) Tujuan Pustaka
    d) Pembahasan
    e) Simpulan

  2. Dalam hal formulasi bahasa, artikel konseptual (seperti artikel penelitian)
    disajikan dengan gaya yang lebih formal.

  3. Genre mikro yang digunakan diantaranya
    a) Abstrak = Genre abstrak
    b) Pendahuluan = Genre eksposisi (dan atau meliputi deskripsi)
    c) Tinjauan pustaka = Genre review (ulasan)
    d) Pembahasan = Genre diskusi (dan atau meliputi eksplanasi)
    e) Simpulan = Genre eksposisi (dan atau meliputi deksripsi)

  4. Artikel ilmiah konseptual dapat disajikan di forum seminar, konferensi, dan lokakarya.

Artikel Ilmiah Populer

  1. Dalam hal struktur teks, artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang tidak mengikat, yaitu :
    a) Isu
    b) Argumentasi
    c) Reiterasi

  2. Dalam hal formulasi bahasa, artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal. Ketidakformalan bahasa pada
    artikel ilmiah populer ditandai oleh penggunaan ragam bahasa sehari hari dan sedikit istilah teknis.

  3. Genre yang digunakan untuk mengungkapkan
    seluruh artikel ilmiah populer pada umumnya adalah eksposisi atau diskusi.

  4. Artikel ilmiah populer ditulis apabila ingin mengungkapkan gagasan dengan cara yang lebih informal, seperti melalui koran, majalah, atau media sosial.

  5. Teks artikel ilmiah populer tidak mengandung abstrak.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer relatif sama, yaitu sama-sama artikel ilmiah yang lebih bergaya informal yang antara lain ditandai oleh penggunaan bahasa sehari-hari.

Sedangkan perbedaan artikel ilmiah konseptual dengan artikel ilmiah populer, yaitu struktur dalam artikel konseptual tidak memiliki bagian metode.

  • Struktur dalam penulisan artikel ilmiah populer memiliki 10 bagian utama, yaitu: Judul, Nama pengarang, Abstrak, Kata kunci, Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Simpulan, dan Daftar Pustaka.
  • Sedangkan struktur dalam penulisan artikel ilmiah konseptual atau artikel non-penelitian terdapat 8 bagian utama, yaitu: Judul, Nama pengarang, Abstrak, Kata kunci, Pendahuluan, Bagian inti, Penutup, dan Daftar pustaka.

Referensi :
https://pdfcoffee.com/bab-v-mengaktualisasikan-diri-melalui-artikel-ilmiahdocx-pdf-free.html
Nurwardani, Paristiyanti dkk. (2016). Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti.

Persamaan Artikel Ilmiah dan Artikel Populer

Antara artikel ilmiah dengan artikel populer, terdapat beberapa persamaan. Persamaan yang paling fundamental adalah bahwa keduanya sama-sama berasal dari rumpun nonfksi. Artikel ilmiah maupun artikel populer adalah nonfiksi. Maka keduanya terikat oleh logika nonfiksi.

Persamaan kedua, adalah fakta yang objektif. Karena masuk rumpun nonfiksi, maka artikel harus menyajikan fakta empirik. Bukan hasil imajinasi murni yang tidak nyata, bukan imajinasi yang tidak bisa diterima oleh ilmu pengetahuan.

Perbedaan Artikel Ilmiah dan Artikel Populer

Cara Pembuatan Judul

Cara membuat judul untuk artikel ilmiah tidak boleh sembarangan. Ada ketentuan atau pedoman untuk membuatnya. Cenderung formal, dan harus menggunakan kalimat baku sesuai PUEBI dan KBBI.

Contoh judul artikel ilmiah : Dampak Moneter Kebijakan Defisit Anggaran Pemerintah : Peranan Ala Nalar dalam Simulasi Model Makro Ekonomi Indonesia (R. Maryatmo, 2005).

Sedangkan untuk membuat judul artikel populer, boleh menggunakan kalimat populer. Tidak ada ketentuan atau standar tertentu. Judul harus dibuat menarik agar membuat penasaran pembaca. Boleh menggunakan kalimat tidak baku.

Contoh judul artikel populer : The Power of Kepepet (Jaya Setiabudi, 2008).

Sistematika Penulisan

Secara sistematika, penulisan artikel ilmiah memiliki aturan atau standar baku dan harus sesuai dengan kaidah kebahasaan PUEBI. Tidak boleh menggunakan sistematika yang berbeda dengan ketentuan baku. Jumlah bab, urutan penulisan, metode pembahasan, semua ada ketentuan yang harus dipenuhi.

Pada artikel populer, sistematika penulisan tidak ada ketentuan baku. Yang penting logis, sistematis dan mudah dipahami. artikel populer tidak harus mengacu pada suatu teknik penulisan tertentu, penulis bebas berekspresi dengan sistematika yang disukainya.

Bahasa penulisan

Artikel ilmiah harus menggunakan bahasa baku yang sesuai dengan kaidah PUEBI dan KBBI. Pemilihan kata, pembentukan kalimat, penyusunan paragraf, semua harus sesuai kaidah kebahasaan baku. Tidak boleh menggunakan bahasa tidak baku.

Pada artikel populer, boleh menggunakan bahasa populer yang umum ada di tengah masyarakat sesuai segmen pembaca. Penulis bebas menggunakan bahasa sesuai keinginannya, dan tidak terikat dengan kaidah penulisan baku. Ini memudahkan penulis mengekspresikan ide dan pemikirannya.

Pemilihan Istilah

Penulisan artikel ilmiah banyak menggunakan istilah teknis dalam bidang keilmuan masing-masing. Istilah-istilah teknis seperti ini cenderung tidak dimengerti oleh masyarakat umum. Hanya dimengerti oleh mereka yang berada dalam disiplin ilmu yang sama.

Penulisan artikel populer, menggunakan istilah populer yang sudah umum dan dipahami masyarakat luas. Jangan menggunakan istilah akademik yang tidak dimengerti khalayak, karena tujuan artikel populer adalah untuk kepentingan khalayak luas.

Tujuan Penulisan

Artikel ilmiah ditulis untuk memenuhi tugas akhir kuliah di universitas, membuat laporan praktikum / penelitian, memenuhi persyaratan kenaikan pangkat / jabatan pada Aparat Sipil Negara (ASN), menulis untuk jurnal akademik, dan lain sebagainya.

Artikel populer ditulis untuk memberikan informasi, motivasi, inspirasi, edukasi, atau hiburan kepada masyarakat luas. Penulis sudah menetapkan segmen pembaca yang akan dituju, dan perubahan yang diharapkan terjadi pada pembaca melalui tulisannya.

Pembahasan dan Analisis

Artikel ilmiah dibahas dan dianalisa dengan metodologi ilmiah tertentu yang baku. Cara pembahasan, cara menganalisa, cara mengambil kesimpulan, hingga cara penyajian dalam tulisan, semua ada aturan baku yang harus diikuti.

Sedangkan pada artikel populer, pembahasan dan analisis dilakukan secara populer. Bisa merujuk kepada kepustakaan dan cara analisa tertentu, namun disampaikan dengan gaya populer yang mudah dipahami masyarakat luas.

Isi Tulisan

Artikel ilmiah berisi hasil penelitian yang dibahas, dianalisa dengan metodologi yang jelas, dan disimpulkan. Dengan demikian artikel ilmiah berisi informasi ilmiah yang akurat.

Sedangkan pada artikel populer, isi tulisan bisa berupa apa saja. Bisa pemikiran atau pendapat pribadi, analisa pribadi, pengalaman, perasaan, refleksi, atau berbagai hal yang diangkat dari kehidupan sehari-hari. Tidak harus berbasis penelitian.

Sumber :
7 Perbedaan Artikel Ilmah dan Artikel Populer - Ruang Menulis Pak Cah https://ruangmenulis.id/7-perbedaan-artikel-ilmah-dan-artikel-populer/ Diakses pada tanggal 25 November 2021

1. Teks Artikel Ilmiah Konseptual
Teks Artikel Ilmiah Konseptual adalah Artikel konseptual adalah artikel sebagai hasil pemikiran secara konseptual.
2. Teks artikel ilmiah populer
Teks artikel ilmiah populer adalah Artikel yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih informal.

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

• Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik.

• Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.

Perbedaan Artikel Ilmiah Konseptual dan Artikel Ilmiah Populer.

• Struktur teks artikel ilmiah biasanya terdapat abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, hasil, pembahasan, dan simpulan. Akan tetapi, pada artikel ilmiah konseptual tidak diperlukan metodologi dan hasil, sedangkan artikel ilmiah populer tidak mengandung abstrak.

• Artikel ilmiah konseptual dipublikasikan pada jurnal-jurnal ilmiah dan forum seminar, konferensi serta lokakarya. Sedangkan artikel ilmiah populer tidak lazim dipublikasikan pada jurnal-jurnal ilmiah atau dipresentasikan pada forum seminar, konferensi, dan lokakarya.

• Pada hal formulasi bahasa, artikel ilmiah konseptual disajikan dengan gaya yang lebih formal, sedangkan artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal.

• Dalam hal penyusunan, artikel ilmiah konseptual disusun dengan struktur yang mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel, sedangkan artikel ilmiah populer disusun dengan struktur yang mengandung tahapan-tahapan yang tidak mengikat.

Sumber:
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Diakses pada tanggal 25 November 2021 pukul 21.15 WIB

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer
• Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer termasuk teks akademik.
• Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.

Perbedaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer
Teks Artikel Ilmiah Konseptual
-Teks artikel ilmiah konseptual merupakan artikel
hasil pemikiran konseptual.
-Struktur teks artikel ilmiah konseptual adalah
abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka,
pembahasan, dan simpulan.
Genre mikro yang digunakan dalam struktur teks :
a. Abstrak = Genre abstrak
b. Pendahuluan = Genre eksposisi (dan atau
meliputi deskripsi)
c. Tinjauan pustaka = Genre review
d. Pembahasan = Genre diskusi (dan atau meliputi
eksplanasi)
e. Simpulan = Genre eksposisi (dan atau meliputi
deksripsi)
-Dalam hal struktur, artikel ilmiah konseptual
disusun dengan struktur teks yang mengandung
tahapan yang fleksibel.
-Dalam formulasi bahasa, artikel ilmiah konseptual
disajikan dengan gaya yang lebih formal.
-Media publikasinya adalah jurnal atau forum
seperti lokakarya dan seminar.
Teks Artikel Ilmiah Populer
-Teks artikel ilmiah populer adalah artikel dengan
bahasa informal
-Struktur teks artikel ilmiah populer adalah isu,
argumentasi, dan reiterasi.
-Genre yang digunakan untuk mengungkapkan
seluruh artikel ilmiah populer adalah eksposisi
atau diskusi.
-Dalam hal struktur, artikel ilmiah populer disusun
dengan struktur teks yang mengandung tahapan
yang tidak mengikat.
-Dalam formulasi bahasa, artikel ilmiah populer
disajikan dengan gaya yang cenderung informal
dengan ditandai penggunaan ragam bahasa
sehari-hari dan sedikit istilah teknis.
-Teks artikel ilmiah populer tidak mengandung
abstrak.
-Media publikasinya adalah koran atau majalah.
Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer :

  1. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik
  2. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.
  3. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer sama - sama berasal dari rumpun nonfiksi.

Perbedaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer :

Artikel Ilmiah Konseptual

1. Dalam hal struktur teks, artikel konseptual disusun dengan struktur teks yang
mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel, yaitu :
a. Abstrak

Berisikan ringkasan dari artikel yang ditulis dan bukanlah berupa pendapat dari penulis. Di dalamnya terdapat masalah, pembahasan, serta kesimpulan dari keseluruhan artikel. Bisa dibilang bahwa abstrak merupakan keseluruhan artikel yang dipersingkat.

b. Pendahuluan

Bagian ini berisi mengenai masalah yang menjadi latar belakang penulisan dilakukan. Pada bagian ini juga berisi hal-hal yang dapat menarik perhatian pembaca.

c. Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka berisi tinjauan suatu pustaka yang relevan atau berkaitan dengan topik yang dibahas.

d. Pembahasan

Bagian ini membahas tentang berbagai argumen, analisis, keputusan, masalah yang dibicarakan, dan sebagainya. Yang perlu diperhatikan dalam menyusun bagian ini adalah, ketika menulis bagian ini harus menggunakan sistematika yang logis dan urut.

e. Simpulan

Bagian ini berisi kesimpulan dari artikel yang telah ditulis sebelumnya. Selain kesimpulan, ada juga penulis yang menambahkan saran dalam artikelnya.

2. Dalam hal formulasi bahasa, artikel konseptual (seperti artikel penelitian)
disajikan dengan gaya yang lebih formal.

3. Genre mikro yang digunakan diantaranya
a) Abstrak = Genre abstrak
b) Pendahuluan = Genre eksposisi, dan atau meliputi deskripsi.
c) Tinjauan pustaka = Genre review, ulasan.
d) Pembahasan = Genre diskusi, dan atau meliputi eksplanasi.
e) Simpulan = Genre eksposisi, dan atau meliputi deksripsi.

4. Artikel ilmiah konseptual dapat disajikan di forum seminar, konferensi, dan lokakarya.

Artikel Ilmiah Populer

1. Dalam hal struktur teks, artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang tidak mengikat, yaitu :
a. Isu

Bagian ini berisi ide utama atau pokok bahasan dari permasalahan yang akan dibahas.

b. Argumentasi

Bagian ini berisi pandangan dan analisis penulis mengenai topik yang dibahas. Biasanya penulis akan menambahkan beberapa argumen ahli dan data yang mendukung.

c. Reiterasi

Bagian ini berisi rangkuman dan pernyataan yang mempertegas serta memberikan solusi ataupun menjadi tulisan yang menyimpulkan semua bagian artikel. Penulis juga dapat menambahkan saran dan solusi dari masalah yang dikaji.

2. Dalam hal formulasi bahasa, artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal. Ketidakformalan bahasa pada artikel ilmiah populer ditandai oleh penggunaan ragam bahasa sehari hari dan sedikit istilah teknis.

3. Genre yang digunakan untuk mengungkapkan seluruh artikel ilmiah populer pada umumnya adalah eksposisi atau diskusi.

4. Artikel ilmiah populer ditulis apabila ingin mengungkapkan gagasan dengan cara yang lebih informal, seperti melalui koran, majalah, atau media sosial.

5. Teks artikel ilmiah populer tidak mengandung abstrak.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer:

  1. Keduanya sama-sama berasal dari rumpun nonfiksi. Artikel ilmiah konseptual maupun artikel ilmiah populer adalah nonfiksi. Maka keduanya terikat oleh logika nonfiksi.

  2. Memiliki fakta yang obyektif. Karena masuk rumpun nonfiksi, maka artikel harus menyajikan fakta empirik. Bukan hasil imajinasi murni yang tidak nyata, dan bukan imajinasi yang tidak bisa diterima oleh ilmu pengetahuan.

Perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer :

  1. Cara membuat judul untuk Artikel Ilmiah Konseptual tidak boleh sembarangan. Ada ketentuan atau pedoman untuk membuatnya. Cenderung formal, dan harus menggunakan kalimat baku sesuai PUEBI dan KBBI. Sedangkan untuk membuat judul Artikel Ilmiah Populer, boleh menggunakan kalimat populer. Tidak ada ketentuan atau standar tertentu. Judul harus dibuat menarik agar membuat penasaran pembaca. Boleh menggunakan kalimat tidak baku.

  2. Secara sistematika, penulisan Artikel Ilmiah Konseptual memiliki aturan atau standar baku dan harus sesuai dengan kaidah kebahasaan PUEBI. Tidak boleh menggunakan sistematika yang berbeda dengan ketentuan baku. Jumlah bab, urutan penulisan, metode pembahasan, semua ada ketentuan yang harus dipenuhi. Pada Artikel Ilmiah Populer, sistematika penulisan tidak ada ketentuan baku. Yang penting logis, sistematis dan mudah dipahami. Artikel Ilmiah Populer tidak harus mengacu pada suatu teknik penulisan tertentu, penulis bebas berekspresi dengan sistematika yang disukainya.

  3. Artikel Ilmiah Konseptual harus menggunakan bahasa baku yang sesuai dengan kaidah PUEBI dan KBBI. Pemilihan kata, pembentukan kalimat, penyusunan paragraf, semua harus sesuai kaidah kebahasaan baku. Tidak boleh menggunakan bahasa tidak baku. Pada Artikel Ilmiah Populer, boleh menggunakan bahasa populer yang umum ada di tengah masyarakat sesuai segmen pembaca. Penulis bebas menggunakan bahasa sesuai keinginannya, dan tidak terikat dengan kaidah penulisan baku. Ini memudahkan penulis mengekspresikan ide dan pemikirannya.

  4. Penulisan Artikel Ilmiah Konseptual banyak menggunakan istilah teknis dalam bidang keilmuan masing-masing. Istilah-istilah teknis seperti ini cenderung tidak dimengerti oleh masyarakat umum. Hanya dimengerti oleh mereka yang berada dalam disiplin ilmu yang sama. Penulisan Artikel Ilmiah Populer, menggunakan istilah populer yang sudah umum dan dipahami masyarakat luas. Jangan menggunakan istilah akademik yang tidak dimengerti khalayak, karena tujuan Artikel Ilmiah Populer adalah untuk kepentingan khalayak luas.

  5. Artikel Ilmiah Konseptual dibahas dan dianalisa dengan metodologi ilmiah tertentu yang baku. Cara pembahasan, cara menganalisa, cara mengambil kesimpulan, hingga cara penyajian dalam tulisan, semua ada aturan baku yang harus diikuti. Sedangkan pada Artikel Ilmiah Populer, pembahasan dan analisis dilakukan secara populer. Bisa merujuk kepada kepustakaan dan cara analisa tertentu, namun disampaikan dengan gaya populer yang mudah dipahami masyarakat luas.

  6. Artikel Ilmiah Konseptual berisi hasil penelitian yang dibahas, dianalisa dengan metodologi yang jelas, dan disimpulkan. Dengan demikian Artikel Ilmiah Konseptual berisi informasi ilmiah yang akurat. Sedangkan pada Artikel Ilmiah Populer, isi tulisan bisa berupa apa saja. Bisa pemikiran atau pendapat pribadi, analisa pribadi, pengalaman, perasaan, refleksi, atau berbagai hal yang diangkat dari kehidupan sehari-hari. Tidak harus berbasis penelitian.

Artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah popular merupakan teks akademik yang membahas suatu hal yang memiliki sifat keilmiahan. Sehingga keduanya dapat digunakan sebagai sumber referensi atau rujukan dalam suatu tulisan dan perlu untuk mencantumkan identitas sumber tersebut dalam daftar pustaka. Kedua jenis artikel tersebut merupakan sarana penulis untuk menyampaikan hasil pemikirannya. Selain kesamaan-kesamaan yang telah disampaikan sebelumnya, menurut Nurwardani (2016:190-214), terdapat perbedaan-perbedaan antara kedua jenis artikel tersebut, antara lain :

  1. Kebahasaan

Dalam segi kebahasaan, artikel ilmiah konseptual menggunakan gaya bahasa yang lebih formal dengan ragam bahasa baku. Sedangkan, artikel ilmiah popular menggunakan gaya bahasa yang lebih informal dengan ragam bahasa sehari-hari.

  1. Media Publikasi

Artikel ilmiah konseptual biasanya dipublikasi melalui jurnal-jurnal ilmiah, forum seminar, konferensi, atau lokakarya. Sedangkan, artikel ilmiah popular sering dipublikasi melalui media-media yang mudah dijangkau seperti majalah, koran, dan media masa lainnya.

  1. Struktur Teks

Artikel ilmiah konseptual disusun dalam struktur tertentu yang masih fleksibel. Struktur tersebut meliputi abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, dan simpulan. Sedangkan, artikel ilmiah popular disusun secara lebih bebas yang menyesuaikan media publikasinya. Struktur artikel ilmiah popular dapat menyerupai struktur teks eksposisi (tesis, argumentasi, reiterasi) atau teks diskusi (isu, argumentasi pendukung, argumentasi penentang, simpulan dan rekomendasi).

Sumber :
Nurwardani dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi.

Persamaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

  1. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer sama - sama berasal dari rumpun nonfiksi
  2. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya disajikan menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional
  3. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik

Perbedaan teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer

  1. Bahasa penulisan
    Artikel ilmiah konseptual menggunakan bahasa baku yang sesuai dengan kaidah PUEBI dan KBBI. Pemilihan kata, pembentukan kalimat, penyusunan paragraf, semua harus sesuai kaidah kebahasaan baku. Tidak boleh menggunakan bahasa tidak baku. Sedangkan artikel ilmiah populer menggunakan bahasa umum yang ada di masyarakat, bahasa yang digunakan sehari-hari. Penulis bebas menggunakan bahasa sesuai keinginannya, dan tidak terikat dengan kaidah penulisan baku.

  2. Struktur teks

  • Struktur Teks Artikel Ilmiah Konseptual
    a. Abstrak → berisi ringkasan artikel yang ditulis. Di dalamnya terdapat masalah, pembahasan, kesimpulan.
    b. Pendahuluan → berisi masalah yang menjadi latar belakang penulisan dilakukan dan berisi hal-hal menarik yang dapat menarik perhatian pembaca
    c. Tinjauan pustaka → berisi tinjauan suatu pustaka yang relevan dengan topik yang dibahas
    d. Pembahasan → membahas tentang berbagai argumen, analisis, keputusan, masalah yang dibicarakan, dan sebagainya.
    e. Simpulan → berisi kesimpulan dari artikel dan saran dari penulis.

  • Struktur teks artikel ilmiah populer
    a. Isu → berisi ide utama atau pokok bahasan dari permasalahan yang akan dibahas
    b. Argumentasi → berisi pandangan dan analisis penulis mengenai topik yang dibahas
    c. Reiterasi → berisi rangkuman dan pernyataan yang mempertegas serta memberikan solusi ataupun menjadi tulisan yang menyimpulkan semua bagian artikel. Penulis juga dapat menambahkan saran dan solusi dari masalah yang dikaji

  1. Tujuan penulisan
    Teks artikel ilmiah konseptual ditulis untuk memenuhi tugas akhir kuliah di universitas, membuat laporan praktikum / penelitian, memenuhi persyaratan kenaikan pangkat / jabatan pada Aparat Sipil Negara (ASN), menulis untuk jurnal akademi, dan lain sebagainya.Sedangkan teks artikel ilmiah populer ditulis untuk memberikan informasi, motivasi, inspirasi, edukasi, atau hiburan kepada masyarakat luas.

Sumber :
Nurwardani dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi . Jakarta: Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi.

Takariawan, C. 2020. 7 Perbedaan Artikel Ilmiah dan Artikel Populer. 7 Perbedaan Artikel Ilmah dan Artikel Populer - Ruang Menulis Pak Cah https://ruangmenulis.id/7-perbedaan-artikel-ilmah-dan-artikel-populer/. Diakses pada 25 November 2021

Persamaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmial popular adalah keduannya ditulis didasarkan pada penelitian dimana isinya yaitu berupa fakta-fakta dari hasil sebuah penelitian. Artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah popular sama-sama merupakan rumpun nonfiksi dan sifatnya objektif.

Sedangkan perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah popular antara lain :

  • Artikel ilmiah konseptual disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel, sedangkan artikel ilmiah popular disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang tidak mengikat
  • Artikel konseptual disajikan dengan gaya bahasa yang lebih formal, sedangkan artikel ilmiah popular disajikan dengan gaya yang cenderung informal
  • Struktur teks artikel konseptual memiliki abstrak, sedangkan artikel ilmial popular tidak mengandung abstrak.
  • Artikel ilmiah konseptual disajikan di forum seminar, konferensi, dan lokakarya, sedangkan artikel ilmiah popular dipublikasikan di koran, majalah, atau media sosial.
    Sumber :
    Nurwardani, dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruann Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

 Perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer
• Struktur teks artikel konseptual lebih fleksibel. Struktur yang sering dijumpai abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, dan simpulan. Sedangkan struktur teks pada artikel ilmiah populer tidak kaku, bahkan sering disusun menurut kehendak penulisnya. Struktur menyerupai struktur teks eksposisi : pernyataan tesis, argumentasi, reiterasi, dan diskusi mempunyai struktur teks : isu, argumentasi mendukung, argumentasi menentang, simpulan ,dan rekomendasi.
• Dalam hal formulasi bahasa, artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal, sedangkan artikel konseptual (seperti artikel penelitian) disajikan dengan gaya yang lebih formal. Ketidakformalan bahasa pada artikel ilmiah populer ditandai oleh penggunaan ragam bahasa sehari -hari dan sedikit istilah teknis. Biasanya ragam bahasa yang demikian itu akan lebih mudah diterima oleh pembaca awam.
• Artikel ilmiah konseptual dapat disajikan di forum seminar, konferensi, dan lokakarya. Sedangkan artikel ilmiah populer tidak lazim dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah atau dipresentasikan di forum-forum di atas. Artikel ilmiah populer biasanya dipublikasikan di koran, majalah, atau media sosial.
 Persamaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer
• keduanya merupakan teks akademik, serta keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional, dan keduanya sama - sama berasal dari rumpun nonfiksi.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer:

  1. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik.
  2. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.

Perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer:
Artikel ilmiah konseptual ditampilkan dalam bahasa baku yang sangat erikat dengan kaidah bahasa Indonesia formal. Dari segi topik bahasan, artikel ilmiah konseptual lebih sering berkutat dalam bidang ilmiah yang jauh dari jangkauan masyarakat awam. Pemaparan data pada artikel ilmiah konseptual juga dilakukan secara objektif (apa adanya). Selain itu, temuan kajian dalam artikel ilmiah konseptual ditulis dalam bentuk sistematis, terstruktur, dan baku. Dalam hal struktur, artikel ilmiah memiliki struktur:
a. Abstrak
b. Pendahuluan
c. Tinjauan pustaka
d. Pembahasan
e. Simpulan

Sedangkan, artikel ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum. Dari segi topik bahasan, tulisan ilmiah populer cenderung membahas permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat di sekitarnya. Dalam artikel ilmiah populer, penulis berupaya untuk menarik perhatian pembaca, yang dapat dikaakan bersifat persuasif. Selain itu, kontekstualisasi data hasil riset ke dalam tulisan sehingga data dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca umum. Dalam hal struktur, artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan yang tidak mengikat. Tahapan ini disusun dengan memberikan nama subbab atau subjudul secara bebas disesuaikan dengan nama pokok persoalan yang disajikan atau nama tahapan, subbab dan subjudul pada struktur tidak digunakan sama sekali meskipun esensi tahapan-tahapan ada secara implisit.

Sumber:
Nurwardani, dkk. 2016. BAHASA INDONESIA untuk Perguruan Tinggi . Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Dianto, Icol. PENULISAN ILMIAN MURNI DAN POPULER (TEORI DAN PRAKTIK). Al-Mau’izhah: Jurnal Ilmu Keislaman dan Ilmu-Ilmu Sosial. 5. (2019): 98-99. Penulisan Ilmiah Murni dan Populer (Teori dan Praktik) | Dianto | Al-Mau'izhah: Jurnal Ilmu Keislaman dan Ilmu-Ilmu Sosial

Persamaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer yaitu keduanya merupakan teks akademik serta keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional (Nurwardani, 2016: 190-214).

Sedangkan, perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah popular yaitu:
• Artikel ilmiah konseptual disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel, sedangkan artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang tidak mengikat.
•Artikel ilmiah konseptual disajikan dengan gaya bahasa yang lebih formal, sedangkan artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal.
• Artikel ilmiah konseptual disajikan di forum seminar, konferensi, dan lokakarya, sedangkan artikel ilmiah populer dipublikasikan di koran, majalah, atau media sosial.

Sumber:
Nurwardani dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi.

Persamaan artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer

  1. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya merupakan teks akademik.
  2. Teks artikel ilmiah konseptual dan teks artikel ilmiah populer keduanya ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik secara internasional.
  3. Struktur teks pada artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer tidak kaku sehingga dapat disusun menurut kehendak penulisnya.

Perbedaan artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer

Teks Artikel Ilmiah Konseptual

  1. Teks artikel ilmiah konseptual adalah artikel sebagai hasil pemikiran secara konseptual.
  2. Teks artikel ilmiah konseptual dipublikasikan di jurnal atau dipresentasikan di forum sepeti lokakarya dan seminar.
  3. Struktur teks artikel ilmiah konseptual adalah abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, dan simpulan.
  4. Genre mikro yang digunakan diantaranya :
    a. Abstrak : Genre abstrak
    b. Pendahuluan : Genre eksposisi (dan atau meliputi deskripsi)
    c. Tinjauan pustaka : Genre review
    d. Pembahasan : Genre diskusi (dan atau meliputi eksplanasi)
    e. Simpulan : Genre eksposisi (dan atau meliputi deskripsi)
  5. Dalam hal formulasi bahasa, teks artikel ilmiah konseptual disajikan dengan gaya yang lebih formal
  6. Dalam hal struktur teks, teks artikel ilmiah konseptual disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel.

Teks Artikel Ilmiah Populer

  1. Teks artikel ilmiah populer adalah artikel ilmiah yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih informal yang ditandai oleh penggunaan bahasa sehari-hari.
  2. Teks artikel ilmiah populer dipublikasikan di koran atau majalah, khususnya di kolom opini.
  3. Struktur teks artikel ilmiah populer adalah isu, argumentasi, dan reiterasi.
  4. Genre yang digunakan untuk mengungkapkan seluruh artikel ilmiah populer adalah eksposisi atau diskusi.
  5. Dalam hal formulasi bahasa, artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal yang ditandai oleh penggunaan ragam bahasa sehari-hari dan sedikit istilah teknis.
  6. Dalam hal struktur teks, artikel ilmiah populer disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang tidak mengikat.
  7. Artikel ilmiah populer tidak mengandung abstrak.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan sekaligus perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer yaitu :

Persamaan :

  1. Keduanya merupakan teks artikel ilmiah.
  2. Keduanya merupakan teks akademik.
  3. Keduanya dibuat dan ditata menurut konvensi yang berlaku di lingkungan akademik.
  4. Keduanya merupakan nonfiksi.

Perbedaan :

  1. Definisi
    Konseptual : adalah artikel sebagai hasil pemikiran secara konseptual.
    Ilmiah populer : adalah artikel yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih informal.
  2. Struktur
    Konseptual : abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, simpulan.
    Ilmiah populer : isu, argumentasi, reiterasi.
  3. Hubungan genre dan genre
    Konseptual : abstrak = genre abstrak, pendahuluan = eksposisi yang disertai deskripsi, tinjauan pustaka = genre ulasan, pembahasan = diskusi dan atau meliputi eksplanasi, simpulan = eksposisi yang meliputi deskripsi.
    Ilmiah populer : genre eksposisi atau diskusi.
  4. Formulasi bahasa
    Konseptual : gaya yang lebih formal.
    Ilmiah populer : gaya cenderung informal.
  5. Ragam bahasa
    Konseptual : ragam bahasa bukan sehari-hari dan tidak sedikit istilah teknis…
    Ilmiah populer : ragam bahasa sehari-hari dan sedikit istilah teknis.
  6. Yang menarik terkait abstrak
    Konseptual : ada abstrak.
    Ilmiah populer : tidak ada abstrak.
  7. Media publikasi
    Konseptual : lazim dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah atau dipresentasikan di forum-forum.
    Ilmiah populer : tidak lazim dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah atau dipresentasikan di forum-forum.

Referensi :
Nurwardani, dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan TTinggi. Jakarta : Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Persamaan antara artikel ilmiah dan artikel ilmial popular

Keduanya didasarkan pada konseptual dimana isinya adalah fakta-fakta dari hasil sebuah penelitian. Artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah popular sama-sama merupakan rumpun nonfiksi dan sifat objektif.

Perbedaan antara artikel ilmiah konseptual dan artikel ilmiah populer

Artikel ilmiah disusun dengan struktur teks yang mengandung tahapan-tahapan yang fleksibel, sedangkan artikel ilmiah yang disusun dengan struktur teks yang tahapan-tahapan yang tidak mengikat.

Artikel konseptual disajikan dengan gaya bahasa yang lebih formal, sedangkan artikel ilmiah populer disajikan dengan gaya yang cenderung informal.

Struktur teks artikel konsep memiliki abstrak, sedangkan artikel ilmial populer tidak mengandung abstrak.

Artikel ilmiah disajikan di forum seminar, konferensi, dan lokakarya, sedangkan artikel ilmiah ilmiah populer di koran, majalah, atau media sosial.

Sumber :
Nurwardani, dkk. 2016. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.