Yogyakarta Kota Kenangan Bersama Temanku

Ketika kita mendengar nama Yogyakarta, kita akan berpikir tentang keunikan kota ini. Kota unik ini merupakan kota yang penuh dengan destinasi wisata yang populer dan penuh sejarahnya seperti menyihir kita dengan keindahan dan lokasinya yang sangat instragamable bagi khususnya anak – anak muda. Taman sari, Keraton Yogyakarta, Tugu Jogja merupakan salah satu wisata yang populer di kalangan anak muda. Ini merupakan cerita saya bersama teman – teman sebelum kami bertiga berpisah melanjutkan pendidikan di kota masing – masing.

Enam bulan yang lalu, saya bersama teman – teman mengunjugi kota Yogyakarta untuk berlibur. Kami memilih Yogyakarta sebagai destinasi liburan yang dituju karena akses dari Purworejo menuju Yogyakarta yang sangat mudah dengan kereta. Selain itu Yogyakarta juga kota yang penuh dengan wisata yang akan kami bertiga tuju nantinya.

Perjalanan ke Yogkarta menggunakan kereta Pramex dengan biaya yang cukup murah hanya enam belas ribu rupiah untuk pulang - pergi dari Stasiun Kutoarjo. Dari Stasiun Kutoarjo menuju Yogyakarta hanya menghabiskan waktu 1 jam 30 menit. Kami berangkat pada pukul 08.30 WIB. Di dalam kereta, saya dan teman – teman membicarakan wisata mana yang akan kami bertiga tuju, selain itu di dalam kereta kami melihat banyak pemandangan yang indah seperti sawah dengan daun menghijau dan sungai.

Setelah sampai di Stasiun Yogyakarta pada pukul 10.00 WIB, saya dan teman – teman memutuskan untuk istirahat sejenak. Kali ini kami bertiga sudah memutuskan bahwa Taman Sari dan Benteng Vredeburg menjadi tujuan wisata kami. Kami memilih berjalan kaki dari Stasiun Yogyakarta menuju Taman sari daripada menggunakan jasa transportasi yang ada disana.

Tempat yang pertama kami bertiga kunjungi adalah Taman Sari. Biaya masuk ke Taman Sari cukup murah hanya lima ribu rupiah bagi wisatawan lokal. Di Taman Sari terdapat kolam pemandian yang jernih dan bangunan yang sangat instragamable. Kami bertiga sangat menikmati disana dengan mengambil foto di setiap sudutnya, namun karena pada saat itu hari sabtu penuh dengan orang jadi kami tidak terlalu banyak mengambil foto di Taman Sari.

Tempat yang kedua saya dan teman – teman kunjungi adalah Benteng Vredeburg. Biaya masuk ke benteng ini sangat murah hanya tiga ribu rupiah. Di dalam Benteng Vredeburg ini banyak sekali peninggalan dan cerita sejarah dari pahlawan kita. Menurut saya, luas daerah Benteng Vredeburg ini sangat luas sehingga saya dan teman – teman leluasa untuk mengelilingi setiap sudut yang ada di benteng ini. Di benteng ini tidak seperti di Taman Sari, disini cukup sepi pada waktu itu oleh karena itu saya dan teman – teman banyak mengambil foto di setiap sudut daerah benteng ini untuk kenang – kenangan kami bertiga.

Setelah puas dengan destinasi wisata yang kami kunjungi, kami bertiga memutuskan untuk mengelilingi Pasar Beringharjo. Di pasar ini banyak sekali oleh – oleh yang disediakan untuk pembeli seperti blangkon, batik, gelang, dan baju bertuliskan Yogyakarta. Di pasar ini kami bertiga memutuskan untuk membeli makanan karena waktu sudah menunjukan pukul 14.00 WIB. Setelah itu kami bertiga juga membeli oleh – oleh untuk keluarga di rumah. Kami pulang dari Yogyakarta pukul 16.30 WIB dan tiba di Purworejo pukul 18.00 WIB.

Pengalaman ini sangat berkesan bagi saya, karena pengalaman ini adalah
perjalanan kami bertiga sebelum berpisah untuk melanjutkan pendidikan masing
– masing. Dengan perjalanan ini kami bertiga menjadi lebih dekat dan mempunyai kenang – kenangan yang tidak boleh dilupakan untuk kami bertiga.