Urgensi Mempelajari Sejarah Serta Alasan yang Mengapa Sejarah itu Penting dan Perlu Dipelajari

mijil
(Sumber: owlcation.com)

Beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa sejarah ada di sekitar kita atau mungkin saja dari kita tidak memperdulikan akan pentingnya sejarah dalam kehidupan. Bahkan, banyak budaya sepanjang waktu belum mempertanyakan kajian sejarah. Padahal, budaya kuno mencurahkan banyak waktu dan upaya untuk mempelajari sejarah, mereka percaya bahwa masa lalu dapat membantu seorang anak memahami siapa dia sebagai pribadi. Selain itu, juga membantu mereka memahami tempat mereka dalam masyarakat dan bagaimana menjadi anggota yang berkontribusi. Di samping itu, banyak pengadilan yang memperkerjakan sejarawan untuk mencatat kegiatan raja serta pemerintahannya dan itu adalah posisi yang sangat bergengsi.

Ada banyak alasan bagus mengapa kita harus belajar sejarah dan mendorong sekolah untuk terus mengajarkan sejarah kepada generasi muda, seperti yang terkutip dalam buku berjudul “Mein Kampf”, Hitler menuliskan mengenai pentingnya mempelajari sejarah pada hal. 18-19, volume 1, sebagai berikut ini:

“Bahkan hingga sekarang, pelajaran-pelajaran sejarah dunia di sekolah menengah masih sangat diabaikan. Hanya sedikit guru yang menyadari bahwa tujuan pelajaran sejarah tidak harus tentang menghafalkan dan bicara berlarut-larut tentang fakta-fakta dan data sejarah; tidaklah penting apakah siswa mengetahui kapan perang ini atau perang itu terjadi, kapan seorang pemimpin militer lahir, atau kapan suatu monarki (kebanyakan monarki yang sangat medioker) dilantik dengan mahkota para leluhurnya. Demi Tuhan, semua ini tidak penting.

‘Mempelajari’ sejarah berarti mencari dan menemukan kekuatan yang menyebabkan efek-efek yang kemudian kita hadapi sebagai peristiwa sejarah. Sama halnya dengan seni mempelajari, seni membaca adalah untuk mengingat yang penting, melupakan yang tidak penting…” -Mein Kampf, hal. 18, volume 1.

“…Kegembiraan kami bertambah karena guru ini tidak hanya tahu bagaimana melontarkan cahaya kepada masa lampau dengan memanfaatkan masa sekarang, tetapi juga tahu bagaimana menghadirkan kesimpulan dari masa lalu dan menerapkannya ke masa sekarang. Tak seperti orang pada umumnya, ia memahami semua permasalahan sehari-hari yang membuat kami terpukau pada waktu itu. Ia menggunakan fanatisme nasional muda kami sebagai alat pendidikan dan berulang kali menarik perhatian kami. Hal itu ditunjukan agar kami bangga kepada bangsa. Melalui cara itu, ia dengan mudah dapat mengendalikan anak-anak berandal seperti kami daripada menggunakan cara lain. Ia adalah seorang guru yang membuat sejarah menjadi pelajaran yang paling kusuka…” -Mein Kampf, hal. 19, volume 1.

Dari kutipan tersebut dapat diperoleh alasan yang mendasar mengenai mengapa sejarah itu penting dan perlu kita pelajari, diantaranya:

Pertama, sejarah adalah kisah kita dan dapat mengajari kita siapa, dari mana kita berasal, dan mungkin mengungkapkan ke mana kita ingin pergi sebab sejarah adalah bentuk memori kolektif yang telah dipelajari dan disempurnakan secara intensif untuk memastikan bahwa cerita tersebut membentuk narasi peristiwa yang sebenarnya.

Kedua, mempelajari sejarah memberi kita aset yang tidak ditemukan dalam mata pelajaran yang lebih sistematis (seperti sains): waktu. Waktu mengungkapkan hal-hal yang mungkin tidak kita lihat di masa sekarang, tetapi solusi untuk mengatasi masalah dengan membandingkan beberapa versi peristiwa dapat mencegah kita dari kesalahan berulang yang telah terjadi pada masa lampau. Dengan demikian, mempelajari sejarah mampu membantu kita memahami faktor risiko dan menunjukkan kepada kita bahwa setiap keputusan yang kita buat adalah puncak dari keputusan masa lalu kita.

Ketiga, mempelajari sejarah membantu kita menjadi warga dunia yang aktif dan terinformasi. Menjadi warga negara yang terinformasi sangat penting untuk masyarakat yang demokratis. Hal ini, mendorong orang untuk secara aktif berpartisipasi dan berdebat serta membantu memperbaiki keyakinan jikalau keyakinan yang lama sudah tidak lagi relevan, sebagaimana yang dikatakan oleh Etieene Gilson, “Sejarah adalah satu-satunya laboratorium yang kita miliki untuk menguji konsekuensi pemikiran.”

Beberapa alasan yang telah disebutkan tadi hanya dari sekian banyaknya alasan mengenai mengapa sejarah itu penting dan perlu kita pelajari. Dengan demikian, peran kita sebagai generasi muda adalah untuk tidak melupakan sejarah termasuk sejarah Bangsa Indonesia sendiri, sebagaimana yang dikatakan oleh Bung Karno, yakni “Jasmerah” yang maksudnya jangan sekali-kali melupakan sejarah, sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri.

Referensi:
Isselhardt,T. (2018, May 29). owlcation.com. Why History Is Important. Retrieved December 11, 2021, from: Why History Is Important - Owlcation

1 Like