Air meluap tanahpun luruh dari perbukitan
Ratusan keluarga lari mencari keselamatan
Gemuruh itu bukan sekadar suara alam yang murka
Tapi tangis bumi yang selama ini kita abaikan lukanya
Rimba Sumatera kini tinggal potongan peta
Ditebas ketamakan demi laba dan takhta
Hutan yang dulu menyerap air dengan setia
Kini gundul membiarkan maut menghantam tanpa jeda
Perempuan dan anak memikul beban paling berat
Di saat negara lamban mengirimkan bantuan yang cepat
Perut yang lapar menjarah karena putus asa
Bukti kegagalan sistem dalam menjaga raga bangsa
Bencana ini bukan sekadar nasib atau cuaca
Tapi buah pahit dari kebijakan yang buta
Selama pohon hanya dianggap sebagai barang dagangan
Nyawa manusia akan terus jadi tumbal kepentingan