Tentang Kategori Sastra

Sastra merupakan seni yang kehadirannya mustahil nir-bahasa. Apa pun bentuk sastra-nya, lisan maupun tulis, bahasa selalu hadir sebagai jantung tuk memompa energi kesusasteraan.

Sastra adalah sebuah rangkaian kata-kata yang bisa mengguncangkan jiwa para pembacanya. Dengan kekuatan kata-kata, ada banyak karya yang bisa dihasilkan dari sebuah seni sastra. Sebuah seni yang membuat para jiwa dan perasaan penikmatnya bercampur aduk, sedih, gembira, kesal, marah, bahagia, atau bahkan menangis.

Kelebihan sastra dibandingkan karya lain, ia bisa menghujam jantung dan menggoyahkan pemikiran para penikmat sastra. Lihat saja bagaimana pantun, puisi, cerita pendek, novel, dll. bisa membuat perasaan penikmatnya bercampur aduk.

Secara teori, sastra dibagi menjadi dua, fiksi dan nonfiksi.

Fiksi

Karya fiksi adalah karya sastra yang biasanya bersifat khayalan, tidak nyata. Contohnya:

  1. Puisi
  2. Cerita pendek atau cerpen
  3. Cerita rakyat atau folklor
  4. Novel fiksi

Nonfiksi

Karya sastra nonfiksi ini lebih cenderung ke karya ilmiah, bersifat akademik. Isinya nyata.

Kategori Sastra yang Didominiasi Oleh Fiksi

Khusus di mijil, kategori sastra bisa dibilang didominasi oleh karya sastra fiksi seperti cerpen atau puisi.

1 Like