Tas Baru Hasil Dari Menabung

Tas Baru Hasil Dari Menabung

Danang adalah anak laki-laki dari keluarga petani. Hidupnya sangat sederhana, dia suka membantu orang tuanya berkebun di sawah. Jika Danang ingin sesuatu, seperti ingin membeli tas atau sepatu dia harus menabung dahulu.

Ibunya Danang orangnya sangat disiplin mendidik anak laki-lakinya itu. Dia tidak pernah langsung memberikan apa yang Danang inginkan. “Jika kamu ingin membeli sesuatu, kamu harus menabung dahulu, dari sisa uang saku sekolah yang ibu beri. Kamu harus belajar berhemat nak, jangan menjadi anak yang boros” Begitulah nasihat ibu Danang kepada anak laki-lakinya itu.
Sejak kecil Danang sudah diajarkan menabung oleh ibunya, tujuan ibunya yaitu agar Danang tidak menjadi orang yang boros, dan suka berfoya-foya. “Ibu aku pingin beli tas baru, tas ku udah mau rusak bu” Kata Danang kepada ibunya. “Boleh, tapi kamu harus menabung dulu ya nak” Kata ibu Danang. “Iya ibu. Danang akan rajin menabung biar bisa beli tas baru” Kata Danang. “Kalau kamu rajin menabung nanti ibu tambahin uangnya biar tabungan kamu cepat penuhnya” Ucap ibu Danang. “Terima kasih banyak ya bu” Ucap Danang sambil tersenyum kepada ibunya.

Sejak saat itu Danang rajin menabung, ia rela menyisihkan sebagian uang saku sekolahnya untuk di tabung. Setiap Danang mendapatkan uang sehabis membantu orang tuanya, uangnya langsung dimasukan kedalam tabungannya. Semakin hari uang tabungan Danang bertambah banyak. Danang senang sekali karena akhirnya dengan jerih payahnya, celengannya itu penuh. Perlahan Danang memecahkan celengannya dan menghitung jumlah uangnya.
“Dua puluh ribu, dua puluh lima ribu, tiga puluh lima ribu, lima puluh ribu, enam puluh ribu, tujuh puluh ribu, Alhamdulillah!!” Danang bersyukur sekali karena tabungannya sudah cukup untuk membeli tas baru.
Keesokan harinya, Danang pergi ke salah satu toko tas, dengan perasaan senang sekali. Disana Danang memilih-milih tas yang ia suka, lalu ia menemukan tas yang dia inginkan.

Danang pun bertanya kepada pemilik tokonya. “Maaf pak, tas ini harganya berapa ya pak?” Ucap Danang dengan sopan kepada pemilik toko tas. “Kalau yang ini harganya tujuh puluh ribu dek” Kata pemilik toko tersebut. “Yaudah pak, saya mau beli yang ini” Kata Danang kepada pemilik toko sambil menyerahkan tasnya untuk di bungkus.
Danang pulang kerumah dengan perasaan senang sekali, karena akhirnya ketekunan dan kesabarannya dalam menabung selama ini mampu membuatnya mewujudkan keinginannya, yaitu keinginan untuk mempunyai tas baru.