Suka duka petani kecil

Bertani bercocok tanam adalah pekerjaan yang menyenangkan, jauh dari kata korupsi, politik, dan kegiatan yang negatif. Kesibukan seorang petani berada di luar ruangan bertemankan dengan terik matahari dan berselimutkan hujan. Rasa capek, rasa kesal bercampur aduk dan hilang dengan sendirinya dikikis dengan perasaan senang melihat tanaman yang hijau dan berdaun lebat. Derita petani sangatlah banyak, untuk tahun tahun ini banyak kesulitan yang di hadapi di karenakan banyak hal, seperti cuaca yang tidak menentu, upah tenaga yang terlalu mahal dan kesulitan pupuk. Semua itu tidak seimbang dengan harga hasil pertanian tersebut. Kelangkaan pupuk semakin lama semakin menjadi pasokan pupuk semakin lama semakin di kurangi. All hasil petani menambah pupuk non subsidi dari pemerintah yang harganya berlipat-lipat. Pada waktu panen raya, sulitnya mencari tenaga kerja manual, sedikit demi sedikit mulai beralih dengan tenaga mesin tetapi karena area pertanian yang cukup luas, dengan mesin terbatas menjadi keterlambatan panen raya yang hasilnya tanaman padi jadi rusak karena terlalu tua umurnya. Untuk tanah tanah yang kering (tadah hujan) sangat lah sulit mencari air hanya mengandalkan mesin air (diesel) digerakkan dengan bahan bakar bensin yang sulit untuk mendapatkan bahan bakar tersebut, pembelian dibatasi kurang lebih 5 liter saja. Sedangkan itu tidak cukup. Tetapi yang membuat petani tetap bertahan karena tuntutan kebutuhan hidup yang tinggi tanpa mempunyai hasil dari usaha yang lain. Apabila hasil tani (padi, palawija) dijual hasilnya bila di hitung hitung dengan pengeluaran selama tiga bulan tidak akan mendapatkan hasil. Itu semua di siasati para petani dengan dikerjakan semuanya sendiri agar bisa menutupi semua pengeluaran. Setiap musim tanam dan panen para petani ramai ramai pergi ke sawah yang akhirnya kampung menjadi sepi. Bila musim pengeringan padi banyak padi yang di jemur dipinggir pinggir jalan karena banyak daerah yang mulai padat tidak ada tempat untuk menjemur. Suka duka para petani berbeda-beda tergantung tempat dan jenis apa yang mereka tanam.

1 Like