Perjalanku Menjadi Seorang Konten Kreator dan Influencer di Sosial Media

Halo, Saya Lutfi , ata biasa disapa Mas Betik. Pada saat ini saya adalah seorang mahasiswa di universitas di magelang. Saya juga adalah seorang konten kreator di sosial media. Platform sosial media yang saya gunakan untuk aktivitas saya sebagai konten kreator adalah Instagram dan Tik Tok.

Cerita ini bermula ketika saya duduk di bangku seragam putih abu-abu. Pada saat itu, saya mendapati teman saya yang mempunyai handphone bermerek Iphone. Waktu itu saya tidak tahu bahwa ada handphone bermerek Iphone dan saya sangat kepo dengan HP tersebut. Akhirnya saya meminjam HP tersebut untuk beberapa saat. Tak disangka, bahwa hasil kamera HP tersebut sangat jernih dan smooth. Hal ini membuat saya tertarik untuk membeli HP dengan merek tersebut, karena saya sangat menyukai hal di bidang fotografi dan videografi. Akhirnya saya bertanya kepada anak yang mempunyai HP tersebut terkait harga. Saya sangat terkejut mendengar harga yang di ucapkan anak tersebut ternyata sangat mahal. Akhirnya, saya meminta kepada orang tua saya untuk membelikan HP tersebut dengan beberapa syarat yang harus saya penuhi yaitu meraih berbagai prestasi.

Singkat cerita, saya sudah mempunyai HP tersebut dengan series Iphone 12 Pro. Seiring berjalannya waktu, tiba-tiba saja saya tertarik untuk menjadi seperti orang-orang yang berada di sosial media yaitu konten kreator, karena saya sudah mempunyai basic di bidang editing, videografi dan juga device yang mumpuni. Saya pun mencoba membuat konten pertama saya yaitu konten “A Day In My Life” yang kemudia saya upload di Instagram. Ternyata, teman-teman saya menonton konten saya tersebut dan mereka suka dengan konten saya. Mereka sangat mendukung saya untuk terus berkarya mebuat konten di sosial media.

Dengan adanya dorongan tersebut akhirnya, saya terus membuat konten secara berkala. Setelah saya konsisten membuat konten, tiba-tiba saja ada DM Instagram masuk. Setelah saya baca ternyata isi DM tersebut adalah brand yang mengajak saya untuk bekerjasama dalam sistem endorsement. Disitu saya terheran-heran, karena pada saat itu followers saya saja belum mencapai seribu.

Setelah mempertimbangkan banyak hal, akhirnya saya menerima penawaran kerjasama endorsement tersebut. Pada saat itu brand yang menawarkan kerjasama tersebut adalah makanan Cireng Isi yang berasal dari wonosobo. Setelah bernegosiasi dan juga berdiskusi, pihak brand akan mengirimkan produknya kepada saya.

Paket Cireng Isi tersebut tiba. Saya sangat senang dan bersemangat untuk membuat konten kala itu. Mulailah saya membuat video menggoreng cireng tersebut sampai membuat review tentang makanan tersebut. Setelah prosesi perekaman video selesai, saya lanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu tahap editing. Setelah konten jadi dan saya upload ke sosial media, pihak brand sangat puas dan senang dengan hasil konten yang saya buat. Saya pun juga merasa senang dan berhasil dalam menjalankan kerjasama endorsement tersebut. Tentunya saya juga mendapatkan uang dari hasil kerjasama tersebut.

Setelah itu saya mendapati kerjasama endorsement lagi. Namun, kerjasama kali ini berbeda. Karena saya harus datang langsung ke sebuah restaurant dan melakukan rekaman serta membuat review di tempat tersebut. Saya takut dan malu karena saya belum pernah melakukan perekaman di luar, apalagi di tempat yang ramai dengan banyak orang. Akhirnya saya tetap menerima penawaran tersebut dan tibalah saya di restaurant tersebut. Benar saja, ditempat tersebut sangat ramai dan saya sangat malu untuk melakukan perekaman. Namun, saya tetap berusaha untuk berani melakukannya. Saya sangat terkejut dengan makanan yang dihidangkan ternyata sangat banyak. Nahkan, bisa untuk lebih dari dua orang. Saya sangat senang karena bisa mencoba makanan enak dan gratis.

Dengan melalui proses yang begitu panjang, saya mendapatkan lebih banyak tawaran kerjasama endorsement bahkan sampai keluar kota serta saya pernah di undang untuk mengisi materi sebagai narasumber di sebuah forum UMKM. Saya juga bisa mendaftar di Universitas Tidar ini melalui jalur Influencer. Saya sangat bangga dengan diri saya serta saya terus belajar sampai saat ini.