Perbedaan Antara Bore Up Dan Stroke Up

Bicara soal modifikasi motor, stroke up dan bore up adalah salah satu jenis modifikasi yang sering dilakukan untuk meningkatkan performa sepeda motor. Tapi antar bore up dan stroke up itu apakah sama? Kali ini kita akan membahas secara tuntas mengenai bore up dan stroke up.

Jadi antara bore up dan stroke up memiliki persamaan dan perbedaan kesamaannya adalah sama sama cara untuk memodifikasi mesin dengan meningkatkan kapasitas mesin jadi baik bore up atau stroke up adalah teknik untuk menaikkan kapasitas mesin standar, bedanya bore up akan menaikkan diameter silinder sementara stroke up akan menaikan panjang silinder mesin. Dengan kata lain bore up akan membuat profil silinder mesin jadi lebih lebar sementara stroke up akan membuat profil silinder mesin jadi lebih panjang.

Dua hal tersebut ternyata memiliki dampak yang sangat berbeda terhadap performa mesin. Bore up dengan profil silinder yang lebih lebar membuat volume silinder bertambah dengan langkah piston yang tetap efeknya power mesin akan bertambah, ini akan membuat kendaraan dapat melaju dengan top speed yang lebih tinggi ketika kita memutuskan untuk membuat mesin. Pertama kita akan diberi pilihan oversize piston, oversize piston ini merupakan piston yang dibuat mirip seperti piston ori namun diameternya lebih besar dari mulai oversize 1 mm hingga oversize 3,5 mm setelah itu silinder akan dibubut atau korter untuk menyesuaikan ukuran piston barunya.

Dua hal tersebut ternyata memiliki dampak yang sangat berbeda terhadap performa mesin. Bore up dengan profil silinder yang lebih lebar membuat volume silinder bertambah dengan langkah piston yang tetap efeknya power mesin akan bertambah, ini akan membuat kendaraan dapat melaju dengan top speed yang lebih tinggi ketika kita memutuskan untuk membuat mesin. Pertama kita akan diberi pilihan oversize piston, oversize piston ini merupakan piston yang dibuat mirip seperti piston ori namun diameternya lebih besar dari mulai oversize 1 mm hingga oversize 3,5 mm setelah itu silinder akan dibubut atau korter untuk menyesuaikan ukuran piston barunya.

Stroke up akan menambah jarak tma ke tmb ini efeknya langkah piston akan semakin panjang meski dengan diameter yang tetap. Stroke up ini dilakukan dengan menggeser big pen pada poros engkol agar menjauhi poros putaran.

Pergeseran ini membuat radius putar engkol jadi lebih luas, sehingga langkah naik turun piston akan semakin panjang. Tentu kalau dihitung ini akan memperbanyak volume material yang masuk ke dalam silinder. Tapi tidak seperti bore up yang powernya naik pada stroke up tidak terlalu signifikan. Dengan demikian daya hasil pembakaran tentu bertambah namun dengan radius putar pada engkol yang lebih lebar membuat kecepatan maksimalnya terbatas karena langkah pistonnya juga lebih panjang, jadi energi pembakaran banyak dihabiskan untuk menggerakkan piston.

Meski demikian torsi dari mesin yang sudah di stroke up justru naik signifikan jadi memang stroke up sebenarnya diperuntukkan untuk untuk meningkatkan torsi mesin supaya sanggup beroperasi pada beban berat seperti membawa muatan berlebih atau untuk menanjak sementara. Bore up dilakukan untuk menambah power mesin agar kecepatan maksimal bisa bertambah.

Namun tetap saja manfaat yang diberikan motor bore up maupun stroke up tidak cocok dipakai untuk sehari-hari. Pertama jelas motor menjadi lebih boros karena penambahan kapasitas mesin ini tentu menambah konsumsi bahan bakarnya.

Kedua ketahanan komponen mesinnya juga jadi berkurang, saat mesin di bore up membuat liner silindernya semakin tipis, dan kita tahu di silinder itu terjadinya pembakaran jadi resiko mesin jebol itu jadi lebih besar. Itulah informasi mengenai perbedaan antara bore up dan stroke up.

Rujukan: https://www.youtube.com/watch?v=y_GYfwWHufE