Pentingnya Peran Pendidikan Karakter bagi Generasi Z dalam Teknologi Digital

Pendidikan adalah sesuatu yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Seiring berjalannya waktu pendidikan masyarakat saat ini semakin rendah kualitasnya. Hal ini dapat disebabkan karena adanya faktor seperti dari segi ekonomi yang tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama dalam menempuh pendidikan. Pendidikan yang saat ini sangat di perlukan yaitu pendidikan karakter. Pendidikan karakter sendiri menjadi upaya untuk membangun generasi penerus bangsa yang memiliki peran besar dalam mengembangkan sikap kepribadian yang dilihat dari etika , moral, dan cara berperilaku seseorang.

Pendidikan karakter tidak hanya seputar materi formal yang biasanya diberikan oleh tenaga pendidik namun pendidikan karakter yang kini sedang menjadi topik utama adalah cara bagaimana kita menampilkan sosok jati diri kita sendiri sebagai pembentuk konsistensi dalam melakukan suatu hal yang perlu diasah ,dikembangkan serta diterapkan dimanapun dan kapanpun kita berada . Pendidikan karakter yang dimaksud seperti toleransi terhadap sesama, jujur dalam berperilaku baik dalam lingkup internal maupun eksternal, peduli kepada sesama, disiplin dalam melakukan sesuatu, kreatif , inovatif dalam memberikan saran dan pendapat serta tanggung jawab dalam setiap tugas ataupun peran yang sudah melekat pada diri kita .

Pendidikan karakter seseorang alangkah baiknya diajarkan dan diterapkan sejak dini. Orang dewasa pastinya akan melakukan kebiasaan yang selalu diajarkan pada masa kecilnya, sebab itulah pendidikan karakter sudah seharusnya dimulai dari lingkup internal yaitu keluarga .

Pentingnya pendidikan karakter tentunya sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat terutama peran generasi Z yang kini menjadi tolok ukur penerus kemajuan bangsa. Generasi Z sendiri cenderung lebih bergantung pada teknologi terutama internet dan media sosial. Ketergantungan pada teknologi seperti media sosial memang dapat menambah pengetahuan dan informasi terkait isu lokal hingga internasional, namun juga dapat berdampak negative tentunya.

Dampak negatif akibat ketergantungan teknologi diantaranya dapat memunculkan masalah sosial seperti hoax, kecanduan hal yang kurang baik, membuat depresi, dan yang paling mengkhawatirkan yaitu hilangnya toleransi terhadap sesama yang seharusnya selalu ada dalam karakter pribadi seseorang. Banyak kejadian di media sosial yang tentunya dapat mengubah karakter sikap dari orang yang bersangkutan. Isu yang biasanya beredar seperti kasus pembullyan.

Pada isu tersebut ada pihak yang menyebarluaskan ke media sosial dan munculah beberapa pro maupun kontra terkait isu tersebut. Adanya pro kontra tentunya akan menimbulkan kericuhan antar pengguna media sosial .Kericuhan yang biasanya timbul dimedia sosial seperti saling mereplay pesan yang dianggap bahwa pendapat seseorang itulah yang paling benar.

Padahal semua itu tidak harus kita tanggapi dengan kata kata ataupun ketikan yang dapat menimbulkan masalah bagi banyak orang. Kejadian ini sudah mencirikan bahwasanya generasi Z harus mempunyai pemikiran yang luas , jangan karena supaya viral di media sosial kita gampang terpengaruh dengan hal yang dapat melunturkan pendidikan karakter.

Beberapa kasus permasalahan terkait rendahnya pendidikan karakter ini diharapkan dapat berkurang, yaitu dengan adanya pelatihan, pembinaan ,pembiasaan, serta menghindari sesuatu yang dapat memicu lunturnya pendidikan karakter generasi Z. Upaya tersebut hendaknya dilakukan oleh generasi Z yang menjadi acuan utama dalam kemajuan bangsa.

Memang sudah seharusnya kita sebagai generasi Z dapat mengontrol sikap ataupun tindakan sendiri yang melibatkan banyak orang supaya jiwa karakter yang dimiliki tetap ada dan tidak hilang hanya karena faktor luar yang membuat karakter seseorang mudah luntur. Perlunya kewaspadaan generasi Z sangat diperlukan jika kita hanya mengikuti arus yang beredar tanpa mempertimbangkan dahulu pastinya akan berdampak pada lunturnya pendidikan karakter.