Pengalaman Suka Duka Magang di Jogja

Hai… kenalin, saya merupakan seorang alumni dari sebuah SMK Negeri di Kabupaten Purworejo. Di SMK setiap siswa wajib melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) atau magang. Kegiatan PKL dilaksanakan di kelas XII selama 6 bulan. Tempat PKL atau magang ditentukan oleh sekolah tetapi siswa bisa memilihnya. Saya memelih tempat magang di Riss Hotel Malioboro Yogyakarta. Saya memilih hotel karena ingin mengetahui tentang hotel, belajar hal baru, dan merasakan magang di luar kota. Beperapa minggu setelah memilih tempat untuk magang, siswa yang memilih hotel harus interview terlebih dahulu untuk penempatan departement selama magang. Setelah interview dan penempatan departement, siswa diberi pembekalan dan jurnal untuk tugas selama magang. Sekitar 1 bulan setelah interview dan pembekalan semua siswa melaksanakan PKL atau magang.

Saat awal di jogja untuk magang saya belum terbiasa, saya tinggal dikost bersama teman saya agar tidak sendirian. Awal masuk magang saya sangat bingung bagaimana pekerjaan di hotel berbintang yang besar dan saya belum tahu tentang dunia perhotelan. Saya ditempatkan dibagian operasional front office atau resepsionis karena saya dari jurusan administrasi perkantoran. Saya belum mengerti tentang perhotelan, saya berlatih dan dibimbing oleh staff di hotel saya magang, serta training materi hospitality.

Saat awal merasakan tinggal di kost saya tidak nyaman, ingin cepat selesai dan pulang. Saya merasa salah memilih tempat karena kurang nyaman dan baru pertama kali saya merasakan tinggal dikost. Saya juga merasa magang saya tidak sesuai, karena jurusan saya administrasi perkantoran seharusnya saya ditempatkan di kantor tidak di operasional hotel, tetapi saya harus menerimanya karena itu pilihan saya. Sering terjadi hal yang kurang menyenangkan selama magang, tetapi juga banyak hal yang membuat saya suka dan senang saya memilih magang di hotel. Memang awalnya saya merasa tidak nyaman, tidak senang, senang, dan banyak sekali hal yang terjadi selama magang. Tetapi setelah beperapa waktu saya mulai belajar dan berlatih untuk menerapkan apa yang diajarkan di sekolah dan diajarkan staff pembimbing saya magang. Setelah 2 bulan magang dan tinggal di joga saya mulai terbiasa dengan suasana kondisi di kost, saya mulai nyaman, saya mulai mengerti bagaimana dunia perhotelan, pelayanan, dan pekerjaan yang harus dilakukan.

Ada banyak sekali hal yang saya dapatkan dan saya pelajari selama magang. Saya belajar bagaimana tinggal di kost, hidup mandiri, menjaga diri, dan manajemen waktu dengan baik. Saya belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai dunia hospitality perhotelan seperti melayani tamu, telepon tamu, check in, check out, attitude saat kerja, penampilan, SOP kerja, dan masih banyak lagi. Nasihat dan masukan dari staff pembimbing saya magang sangat berarti dan berharga. Saya juga mendapat teman baru yang juga sama – sama magang. Awalnya saya tidak senang, tidak nyaman, tidak suka, tetapi setelah lama magang dan belajar, saya sangat senang. Saya yang awalnya merasa salah memilih tempat ternyata tidak, justru tempat yang saya pilih sangat memberikan ilmu pengetahuan baru dan manfaat, serta pengalaman yang berarti bagi saya. Hingga saat hari terakhir magang, saya sangat sedih karena sudah selesai masa saya magang.

Selama magang saya memperoleh banyak hal baru, ilmu, pelajaran, pengalaman yang sangat berharga dan berarti. Praktik kerja secara nyata membuat saya lebih paham tentang dunia kerja. Karena saya magang di hotel saya memperoleh ilmu hospitality di hotel walaupun saya bukan dari jurusan perhotelan. Banyak sekali nasihat dan ilmu yang diberikan oleh staff di hotel saya magang untuk menjadi pembelajaran dan bekal hidup saya saat bekerja. Praktik kerja magang sangat bermanfaat untuk menghadapi dunia kerja dan bekal saya kedepanya.

1 Like