Pecel Madiun Mempunyai Ciri Khasnya

png_20211210_110713_0000

Pecel Madiun Mempunyai Ciri Khasnya

Nasi pecel merupakan makanan yang tidak asing untuk didengar di daerah Madiun. Madiun merupakan kota asal dari makanan tersebut. Sepanjang jalan kota Madiun maupun kabupaten madiun pasti banyak dijumpai penjual nasi pecel, baik itu penjual kaki lima hingga sebuah restoran. Nasi pecel terkenal karena adanya variasi sayuran yang disiram dengan saus kacang atau biasa disebut sambal kacang oleh orang madiun. Mungkin bagi yang pertama kali mencoba akan aneh akan penampilannya, karena terlihat rumit dan berantakan dari adanya campuran sayuran, serta sayur yang disiram dengan saus sambal mungkin beberapa orang akan merasa tidak menyukai proposisinya. Namun, makanan tersebut jika dikombinasikan akan menjadi makanan yang lezat, atau bahkan belum pernah terpikirkan sayuran dengan sambal kacang bisa menciptakan rasa yang menakjubkan.

Adapun bumbu dari sambal atau saus kacang terbuat dari gula merah, garam, cabai rawit dan cabai merah, daun jeruk purut, kacang tanah sangrai, asam jawa, dan yang terakhir adalah terasi. Nasi pecel di madiun dilengkapi dengan serundeng yaitu merupakan parutan kelapa yang dibumbui. Selain serundeng juga ada kering, kering sendiri merupakan olahan yang merupakan tumis tempe tahu yang dibumbui dengan olahan kecap. Ada juga tempe dan tahu goreng serta lauk lainnya. Walaupun sudah ada kering yang merupakan lauk, namun kering hanyalah pelengkap bukan lauk yang sebenarnya. Lalu ada juga rempeyek sebagai penyempurna pecel. Rempeyek ini merupakan pengganti dari kerupuk, rempeyek ini terbuat dari bahan utama tepung beras sehingga membuat teksturnya bisa krispi dan juga dibumbui dengan berbagai macam rempah sebagai penyedap rasa dari rempeyek. Rempeyek juga mempunyai topping di atasnya yaitu seperti taburan, dulunya rempeyek hanya ada berupa kacang tanah. Namun, setelah berjalannya waktu dan berkembangnya kehidupan topping rempeyek ini jadi beragam seperti ada yang diberi topping kacang hijau, kedelai, ebi atau ikan teri kecil, lalu udang, dan juga berbagai topping lainnya. Dengan sambal atau saus kacang yang menjadi bahan siraman di atas sayur, lalu kemudian ditambahkan dengan serundeng dan juga kering, serta pelengkapnya yaitu rempeyek yang menyatu membuat pecel menjadi resep istimewa.

Bungkus dari nasi pecel sendiri memiliki ciri khas tersendiri, yang membedakan nasi pecel dengan nasi lainnya. Apalagi di Madiun nasi pecel terkenal dengan bungkus pincukannya, biasanya dipincuk dengan daun pisang yang menambah aroma tersendiri. Selain bungkus daun pisang juga ada daun jati, namun harga nasi pecel daun jati ini lebih mahal dari pada nasi pecel yang dipincuk dengan daun pisang seperti biasanya. Daun jati di madiun lebih sedikit keberadaannya dibandingkan daun pisang. Sehingga hal tersebut menjadi alasan nasi pecel daun jati lebih mahal dari pada daun pisang. karena adanya ciri khas nasi pecel yang dipincuk dengan daun, dibuatlah patung di tengah Madiun yaitu patung seseorang yang memincuk nasi pecel.

Pecelan juga bisa dibuat kerupuk gapit. Kerupuk gapit ini biasanya kerupuk yang diberi pecelan diatasnya lalu setelah itu diberi lagi dengan kerupuk. Jadi istilah gapit itu merupakan pecel yang di gapit atau diapit oleh kerupuk. gapit sendiri merupakan bahasa jawa. Di Madiun sering bila ada penjual nasi pecel pasti ada kerupuk gapitnya. Bahkan pernah ada pasar khusus penjual pecel, jadi sederet isinya penjual pecel. Tidak hanya itu ada juga festival yang selalu ada agenda pecel gratis, pecel pincuk dibuat memanjang sepanjang jalan pahlawan madiun dan itu gratis untuk umum.

Dari keterangan diatas dapat diketahuai bahwa nasi pecel Madiun berisikan bermacam sayuran yang disiram saus atau sambal kacang yang membuat rasa dari nasi pecel menjadi mempunyai ciri khas tersendiri. Lalu ditambah dengan rempeyek membuat nasi pecel semakin menggugah selera. Dengan bungkusan daun pisang maupun daun jati menambah aroma dari nasi pecel yang dijual di daerah Madiun. Sehingga tidak heran bahwa Madiun mempunyai julukan peceland, diwujudkan dengan adanya penjual pecel yang sangat banyak hingga hampir sepanjang jalan ada.

Daftar Pustaka

Alawi, Muhlis.2019. Ragam Nasi Pecel dari Jawa Timur yang Menggugah Selera, https://www.kompasiana.com/gatot_tri/5c90df1395760e3dca4426a3/ragam-nasi-pecel-dari-jawa-timur-yang-menggugah-selera, diakses pada 10 Desember 2021 pukul 10.01.