Tantangan adalah situasi dan kondisi sulit yang membutuhkan upaya untuk diatasi, yang akhirnya bisa menjadi peluang untuk pertumbuhan dan pembelajaran.
Seperti produk merek Lana Lani yang juga mengalami tantangan dalam proses berkembangnya produksi. Lana Lani adalah merek dengan produk kripik kesehatan. Terdapat berbagai macam keripik pada merek ini. Ada keripik yang berasal dari dedaunan, seperti daun pegagan, daun jentik manis, daun protosely, daun seledri. Selain itu, ada juga keripik dari umbi umbian seperti ketela dan tales, keripik pisang dari buah pisang dan keripik tempe serta gembus krispi juga menjadi produk lana lani yang berbahan baku dari kedelai.
Lana Lani didirikan pada tahun 2014. Pada saat itu, Lana Lani hanya memproduksi satu macam keripik, yaitu keripik pegagan. Setelah satu tahun, Lana Lani menambah produksi bermacam macam keripik secara bertahap. Namun, di dalam proses tersebut Lana Lani mengalami tantangan, yaitu terjadinya hasil keripik yang kurang bagus, baik dari segi tampilan maupun rasa. Tantangan lain juga terjadi saat pembuatan adonan. Adonan dengan takaran kurang pas juga menimbulkan kekurangan dalam hasil penggorengan. Jika dilihat dari segi packaging, awal mulanya hanya memakai plastik tebal khusus makanan, dan logo yang sederhana. Akan tetapi, sekarang Lana Lani sudah menambah packaging menggunakan plastik standing pouch, full foil dan logo yang bertambah menarik. Lana lani juga sudah memiliki izin halal, nomor PIRT, NIB, dan surat izin lainnya.
Dari beberapa tantangan tersebut, ada satu tantangan dimana sebagian keuangan Lana Lani diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dimana produsen mengalami keterpurukan yang tidak sebentar. Namun, produsen tetap bangkit dan semangat dalam menaikkan dan mengembangkan merek Lana Lani. Produsen tetap menjalankan proses produksi seperti biasa dengan memperkerjakan karyawannya.
Produsen ini, juga sering mengikuti seminar, kegiatan expo ukm, dan mengikuti bazar di berbagai daerah dengan membawa nama Lana Lani. Dari kegiatan tersebut, produsen ini bisa lebih menghasilkan produk, proses, dan kualitas yang jauh lebih baik dari sebelumnya dan tentunya bisa mengembalikan jumlah keuangan yang hilang dibawa orang tak bertanggung jawab itu. Selain itu, produsen Lana Lani sekarang juga menjadi seorang koordinator Indomaret produk UMKM Kabupaten Magelang. Dan tentunya produk Lana Lani juga tersedia di Indomaret Kabupaten Magelang. Selain tersedia di Indomaret Kabupaten Magelang, Lana Lani juga tersedia di minimarket dan pusat oleh oleh.
Lana Lani juga memiliki beberapa buyer. Buyer tersebut berasal dari berbagai daerah. Lana Lani memiliki buyer mulai dari dalam pulau hingga luar pulau. Salah satu contohnya yaitu dari Semarang, Jogja, dan Bali.
Lana Lani pernah mengikuti bazar pada acara yang diselenggarakan oleh dinas perdagangan Kabupaten Magelang. Lana Lani juga pernah menghadiri bazar untuk mewakili UMKM dari Kabupaten Magelang. Acara tersebut pernah diikuti di Solo, Bandung, Jakarta, dan Bali. Lana Lani juga sempat mengikuti bazar dalam acara Borobudur International Tourism Expo 2025 yang diselenggarakan di grand artos hotel.
Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan lagi, Lana Lani memasang CCTV dan membuat tempat produksi yang lebih strategis. Lana Lani juga terus berproduksi dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala untuk menilai hasil kerja karyawan dan keamanan produksi hingga keuangan. Semoga dengan adanya berbagai usaha yang telah dan akan dilakukan, Lana Lani bisa tambah berkembang pesat hingga penerusnya nanti.
