Mesin MITSUBISHI KUDA Diesel

image

Bagi kalian, sobat mijil, yang tinggal di daerah pedesaan, tentu familiar dengan mobil angkut yang melegenda satu ini. Yap! Inilah dia Mitsubishi L300 diesel. Atau biasa orang sebut elsapek. Mobil besutan PT berlogo tiga berlian ini memiliki mesin yang gahar dan bandel. Baik medan datar maupun tanjakan, semua siap dilibas.

Eits! Tapi tunggu dulu, kita tak akan membahas L300-nya sih. Namun yang akan kita bahas ialah saudara kandung L300 yang sudah lama punah alias berhenti produksi. Dan sambutlah, ini di Mitsubishi KUDA.

Menyoal tentang mesin, KUDA memiliki dua pilihan mesin, yakni mesin diesel dan bensin. Namun yang akan kita bahas di sini ialah KUDA bermesin diesel. KUDA diesel memiliki tiga varian, Deluxe yang merupakan varian terbawah, Diamond yang merupakan varian menengah, dan Grandia yang merupakan varian teratasnya.

image

Lalu apa saja perbedaan ketiganya? KUDAGrandia sebagai varian tertinggi dilengkapi dengan tyre hanger --konde-- guna tempat meletakan ban serep, dan ini yang tidak dimiliki varian lainnya. Selain itu, Velg alloy berukuran 15 inci juga kian menambah kegagahan Kuda grandia. Selain itu, setir 4 spoke, reclining split, AC double blower, rear wiper, electric mirror dengan model yang lebih sporty , power window, fog lamp , dan power steering . Jok paling belakang yang menghadap ke depan tentu menambah kenyamanan. Side moulding yang menutupi setengah pintu serta over fender di setiap atas roda kian menambah kesan gagah pada varian ini.

Bagaimana dengan KUDA Diamond? Pada varian ini dilengkapi dengan AC single blower, electric mirror dengan bentuk seperti generasi pertama, power window, power steering, dan velg alloy R14. Over fender dan side moulding tak ada dalam varian ini. Sementara itu, KUDA Deluxe masih memakai setir model dua spoke seperti generasi pertama, tidak terdapat side moulding dan over fender, velg kaleng R14, AC single blower, kaca spion manual, dan juga belum dilengkapi power window.

Lalu bagaimana dengan mesin? Meski terdapat beberapa perbedaan fitur dari ketiga varian KUDA diesel, namun soal mesin ketiganya memakai mesin yang sama, yakni mesin dengan kode 4D56. Mesin inilah yang dipakai L300 yang sampai saat ini masih diproduksi. Jadi pahamkan kenapa di awal tadi disinggung mengenai L300. Heu heu heu.

Bagaimana dengan performa mesin? Soal performa, mesin 2.5L non turbo ini tentu sudah tidak diragukan, tenaga hingga 75 PS @4.200 rpm dengan torsi 143 Nm @2.500 rpm mampu dihasilkan. Selain itu, mesin 4D56 juga dikenal memiliki durabilitas tinggi dan tahan banting. Meski begitu, konsumsi BBM-nya cukup irit, dalam kota kisaran 12 km/liter sedangkan luar kota hingga kisaran 16 km/liter.

Satu lagi yang paling penting nih! Bagaimana dengan ketersedian suku cadang KUDA diesel? Tak usah khawatir, meski sudah disuntik mati tahun 2006, suku cadang KUDA diesel dijamin melimpah dengan harga yang cukup terjangkau di kantong. Mengapa? Hal tersebut tak lepas dari kesamaan mesin KUDA diesel dengan L300, si mesin legenda 4D56.

2 Likes