Menyelesaikan masalah dengan menelusuri jalanan di kota
oleh: Anyo Adrianie
sumber: dokumentasi pribadi
Di tengah kemajuan zaman, kita sering kali bergantung pada ponsel untuk mencari solusi dari masalah yang kita hadapi. Padahal jawban yang kita butuhkan mungkin tersimpan di sudut-sudut kota. Menjelajah jalanan kota dengan pikiran yang terbuka bukan sekedar aktivitas mengisi waktu, melainkan metode aktif untuk menyegarkan otak yang jenuh akibat hanya menatap dinding ruangan yang itu-itu saja. Dengan cara kita keluar rumah, kita dapat merangsang visual dari langit dan lampu jalanan yang membuat pikiran kita lebih jernih, lega, sekaligus memberikan kesempatan bagi kita untuk melihat sisi lain kehidupan. Dengan mengamati orang yang berlalu-lalang dan rutinitas kota yang dinamis membantu kita menyadari bahwa masalah yang kita hadapi mungkin tidak seberat yang dibayangkan, tidak seberat masalah yang dihadapi orang-orang di luar sana, sehingga muncul persepektif baru yang lebih segar.
Kita dapat mengatasi masalah itu dengan berbagai cara, antara lain bergerak secara fisik melalui aktivitas, seperti olahraga ringan atau sekedar berjalan kaki terbukti mampu memutus siklus pikiran negatif dan membuat tubuh serta mental menjadi lebih bugar. Selain itu, interaksi sosial mengobrol di kafe bersama teman atau keluarga dapat menjadi sarana penyembuhan diri yang sangat baik. Agar proses penyembuhan diri ini maksimal, cobalah menjelajah jalanan kota tanpa tujuan yang spesifik dan mulai memperhatikan hal-hal kecil di sekitar, mulai dari bisingnya suara kendaraan di kota, aktivitas para pedagang, dan aktivitas orang-orang di luar sana. Dengan mencoba rute baru yang belum pernah kita lewati, kita dapat membuka peluang bagi otak untuk menerima masukan yang lebih kaya dan kreatif. Dengan demikian, menelusuri kota dapat membantu kita untuk penyembuhan diri dari masalah yang kita hadapi, dan menjadikan kota sebagai ruang belajar untuk menemukan jalan keluar yang tidak terpikirkan sebelumnya.
