Mengenal Bola Basket, Sejarah, dan Teknik Dasar Bermain Bola Basket

olympics-2020-bkbm-team5-sfnl-000100-1_169
(Sumber : cnnindonesia.com)

Badan bugar dan sehat merupakan impian dari banyak orang. Dengan memiliki badan yang sehat dan bugar kita dapat melakukan berbagai aktivitas dengan leluasa, semangat dan akan mendapatkan hasil yang maksimal. Lalu bagamana cara agar mendapatkan badan dengan kondisi sehat dan bugar? Caranya adalah dengan makan makanan bergizi dan diimbangi dengan olahraga.

Olahraga memiliki banyak sekali cabangnya, mulai dari olahraga individu dan kelompok. Salah satu olahraga yang dimainkan secara kelompok adalah olahraga bola basket. Bola basket digemari oleh banyak orang dari berbagai kalangan mulai dari anak – anak, remaja, dewasa hingga lansia pun masih ada yang memainkan olahraga ini. Walaupun erat kaitannya dengan body contact namun olahraga ini tidak mengenal gender, mau laki – laki ataupun perempuan semua dapat memainkannya.

Sejarah Bola Basket

James Naismith merupakan orang yang menciptakan permainan bola basket pada Desember 1891. Permainan ini diciptakan untuk menjadi alternatif olahraga yang bisa dimainkan dalam ruangan.

Awalnya olahraga ini dimainkan oleh 9 pemain dalam setiap timnya, lalu dengan menempelkan keranjang di dinding gedung olahraga, keranjangnya pun pada awalnya menggunakan keranjang buah persik sehingga jika bola masuk (gol) perlu menggunakan tangga untuk mengambil bolanya.

Pada tanggal 20 Januari 1921, untuk pertama kalinya permainan bola basket secara resmi diadakan di Gimnasium YMCA di Albany, New York. Seiring berkembangnya zaman, ide-ide bermunculan sehingga keranjang bola basket yang semula menggunakan keranjang persik, pada tahun 1906 diganti menjadi lingkaran logan (ring) dan pemain dalam setiap tim diganti menjadi masing – masing 5 pemain.

Perkembangan Bola Basket

Bola basket sangat berkembang di benua Amerika, bahkan bola basket sudah menjadi lifestyle tersendiri di neagara asalnya dengan sepatu khas, pakaian, sapaan antar kerabat serta berbagai hal lainnya.

Sama seperti olahraga lainnya, bola basket memiliki cara bermain bola basket sendiri sendiri yaitu dimainkan oleh 2 tim yang dimana setiap tim diwakilkan oleh 5 orang, tugas setiap tim adalah memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke dalam ring yang terdapat di setiap ujung lapangan, tim dengan perolehan poin terbanyak akan menjadi pemenang, dan tidak terdapat sistem draw dalam permainan ini.

Lima Teknik Dasar Bermain Bola Basket

Terdapat beberapa teknik dasar atau biasa disebut dengan fundamental untuk bermain bola basket, diantaranya adalah cara memegang bola walaupun terlihat mudah namun seringkali disepelekan dan hal ini tidak bisa dilakukan sembarangan.

Memegang Bola Basket

Cara yang benar memegang bola basket adalah dengan menggunakan dua tangan dengan posisi kedua telapak menempel pada sisi kanan dan kiri bola, jari – jari tangan direntangan serta melekat pada bola.

Passing dan Catching Dalam Bola Basket

Kedua ada passing dan catching. Passing sendiri terdapat beberapa jenis, untuk dasarnya terdapat tiga jenis yaitu chest pass atau lemparan dari dada, overhead pass atau lemparan dari atas kepala, dan bounce pass atau lemparan pantul. Lalu untuk catching sendiri dilakukan dengan telapak tangan terbuka lebar dan jari jari merentang.

Dribbling

Ketiga, ada dribbling yaitu menggiring bola dengan dipantul-pantulkan ke lantai sambil berjalan dengan hanya menggunakan satu tangan.

Pivot

Keempat, Pivot merupakan posisi diam ditempat dan jika ingin bergerak hanya dapat berputar dengan satu kaki menjadi porosnya.

Shooting

Kelima, Shooting, merupakan gerakan yang menjadikan permainan bola basket mendapatkan pemenang yaitu dengan cara menembakkan bola ke dalam ring, lalu dalam shooting masih terdapat tahapan – tahapan lain yang lebih rumit dan hanya diajarkan ketika sudah mahir melakukan shooting yang mendasar…

Itulah teknik dasar untuk dapat bermain bola basket.

Dengan rutin melakukan olahraga bola basket, kita akan mendapatkan banyak manfaat yang dapat menguntungkan diri kita dalam kehidupan sehari-hari, antara lain, memperkuat ketahanan otot, meningkatkan kesehatan tulang, meningkatkan koordinasi dan kestabian tubuh, menjaga kesehatan jatung, membakar kalori, menjaga komposisi tubuh, menumbuhkan rasa percaya diri, dan meredakan stress.