Manusia-manusia Gemar Overthinking

Manusia-manusia Gemar Overthinking

(Sumber : Dampak Buruk Overthinking bagi Psikologis – Gemercik Media)

Sering mendengar kalimat “overthinking”? Overthinking dapat mengganggu kualitas hidup jika tidak segera diatasi. Dalam kehidupan mempertimbangkan atau memikirkan suatu hal memanglah wajar, namun apabila dilakukan hingga overthinking maka dapat mengganggu kesehatan kesehatan mental anda. Oleh karena itu, biasakan diri anda untuk tidak terjebak dalam situasi overthinking.
Pada masa sekarang ini, overthinking seringkali dirasakan oleh berbagai kalangan terutama kalangan remaja. Overthinking itu sendiri merupakan sebuah tindakan yang menggunakan banyak waktunya untuk memikirkan suatu hal secara berlebihan. Ketika melakukan hal tersebut, orang-orang cenderung memunculkan pikiran-pikiran yang mereka takuti bahkan mempercayai bahwa pikiran tersebut akan menjadi hal nyata pada suatu hari. Lebih singkatnya, overthingking adalah tindakan memikirkan suatu hal secara berlebihan.
Orang-orang yang sedang overthinking cenderung mengabaikan kenyataan dan terlalu meyakini hal-hal yang belum tentu terjadi. Orang yang tersebut lebih meyakini pikirannya akan terjadi daripada melihat fakta yang terjadi di dunianya. Menurut dokter Helen odessky, ahli psikolog, mengungkapkan bahwa orang yang overthinking cenderung sulit mengambil keputusan.
Overthinking dapat ditunjukkan oleh beberapa tanda. Tanda-tanda tersebut sering kali tidak kita sadari… Adapun tanda-tanda yang harus kita waspadai adalah sebagai berikut.

  1. Tidak berhenti memikirkan perkataan orang lain
  2. Menghabiskan waktu untuk memikirkan peristiwa yang mengkhawatirkan
  3. Terlalu memikirkan makna suatu kejadian
  4. Terlalu meyakini bahwa ketakutannya akan terjadi
  5. Terlalu khawatir terhadap hal hal yang belum tentu terjadi
    Itulah beberapa tanda yang perlu diwaspadai ketika kalian memikirkan suatu hal secara berlebihan. Beberapa tanda tersebut menunjukkan bahwa anda sedang dalam fase overthinking. Tanpa kita sadari, hal-hal seperti ini yang mengganggu kesehatan mental dalam diri seseorang.
    Lalu, apa saja yang menyebabkan terjadinya kecemasan tersebut? Overthinking dipicu dengan dua penyebab utama, yaitu tingkat stress dan kecemasan tinggi. Setiap individu memiliki tingkat stres masing-masing. Tingkat stres tersebut pada dasarnya, memang setiap orang tidak bisa disamaratakan. Ada yang namakan stres yang baik dan ada juga yang buruk. Stres dikatakan baik karena dapat membantu seseorang untuk meningkatkan kualitasnya dalam menjalani kehidupan.
    Dikutip dari Psychology Today, stres memiliki beberapa tahap. Tahapan-tahapan tersebut wajib kita waspadai. Berikut ini tahapan stres yang dialami oleh seseorang.
  6. Stres Akut.
    Ini adalah reaksi langsung tubuh terhadap tantangan atau peristiwa tertentu. Seseorang yang mengalami jenis stres akut mungkin membuat jantung berdebar kencang dan tekanan darah mungkin naik. Perasaan ini mungkin memicu migrain atau bahkan nyeri dada.
  7. Stres Akut Episodik.
    Ketika stres akut sering terjadi, maka jenis stres ini disebut stres akut episodik. Orang yang tampaknya selalu mengalami krisis cenderung mengalami stres akut episodik. Mereka sering mudah marah dan cemas.
  8. Stres kronis
    Stres kronis ini ialah stres yang melelahkan selama bertahun-tahun biasanya ketika anda mengalami stres ini, maka akan berakibat fatal terhadap kesehatan anda.
    Selain pembahasan mengenai tanda dan penyebab seseorang overthinking. Kita akan mengulas sedikit bagaimana cara mengatasi hal tersebut agar kehidupan berjalan dengan semestinya tanpa beban pikiran yang mengganggu mental. Adapun cara-cara yang dapat kita lakukan ialag sebagai berikut :
  9. Berhenti memikirkan secara berlebihan dan mulailah cari penyebab hal tersebut
  10. Bukalah pikiran anda selebar-lebarnya
  11. Tantang diri sendiri untuk melawan kekhawatiran tersebut
  12. Beri waktu diri sendiri untuk mengambil keputusan
  13. Selalu bersyukur atas apa yang sedang dijalani
    Demikianlah artikel mengenai Overthinking, pikirkanlah masalah sewajarnya dan segera cari solusinya. Selesaikan semuanya secara logika, karena pada dasarnya setiap masalah tidak akan pernah selesai jika hanya dipikirkan namun tidak diselesaikan.

Daftar pustaka :
Clark, David. 2020. Apakah Kamu Seorang Overthinker?
Azizah, Hana. 2020. Dampak Buruk Overthinking Bagi Psikologis

4 Likes