Makanan atau Tanaman? Dua-duanya Aja

Halo para pembaca, selamat datang di cuplikan keseharianku. Aku adalah seorang mahasiswi S1 Agroteknologi angkatan 2021. Sejak kecil memiliki mimpi yang berganti-ganti, mulai dari astronot, pemilik perusahaan makanan, ahli mencicipi makanan, koki, arsitek, dan pada saat kelas 2 SMP saat kakakku masuk Fakultas Kedokteran, mimpiku pun juga beralih menjadi dokter. Tetapi saat SMA, tepatnya saat pengumuman kuota SNMPTN, aku mulai pesimis karena aku berada di urutan ke 80 yang kemungkinannya sangat kecil untuk diterima di FK. Oleh karena itu, aku mencari hal-hal sederhana yang aku gemari, yaitu makanan.

Mulai saat itu aku mencoba untuk memasak hal-hal baru, seperti makanan jepang, korea, eropa dan juga baking untuk memperoleh pengalaman dalam memasak. Aku suka mencoba beragam makanan dari bahan-bahan yang bagiku saat itu sangat unik dan aku penasaran akan hal itu. Sampai aku ada di titik suka ke pasar untuk melihat jenis-jenis sayuran dan buah di sana. Banyak pertanyaan muncul di kepalaku, misalnya: apakah daun bawang benar-benar daun dari tanaman bawang? Jika iya, bawang apakah itu?, mengapa ada buah-buahan yang sangat mahal di Jepang? Apa bedanya dengan buah di Indonesia?, wedang uwuh terbuat dari tanaman apa?, dan masih banyak pertanyaan lain yang belum bisa terjawab melalui internet.

Untuk mengetahui jawaban dari sekian banyak pertanyaan yang ada di kepalaku, maka aku memilih jurusan Agroteknologi ini. Aku berharap dengan berkuliah di jurusan ini, aku bisa mengetahui solusi atas pertanyaanku dan mungkin bisa membuat tanaman jenis baru untuk mempermudah proses memasak, misalnya jagung yang memiliki kadar glukosa rendah untuk para penderita diabetes, kopi tanpa kafein untuk para penderita asam lambung, wortel dengan kandungan vitamin A yang lebih tinggi, dan lainnya. Berdasarkan pengalaman keluarga, saat kakekku terkena penyakit diabetes, beliau sangat susah untuk mencari makanan tetap enak dengan kandungan gula yang rendah.

Oleh karena itu, aku disini sangat bersyukur karena bisa berkuliah di jurusan Agroteknologi. Aku akan berusaha untuk bisa mengikuti mata kuliah yang diajarkan sehingga mendapat IP dan IPK yang optimal, juga aktif dalam kegiatan lain yang menunjang kuliahku. Di masa depan, kalau ada yang butuh tanaman pangan, bisa hubungi aku yaa. Terima kasih sudah membaca ceritaku masuk jurusan Agroteknologi. Semangat dan semoga harimu indah.

10 Likes