Kekuatan Informasi dan Contoh Informasi Dapat Merubah atau Mempengaruhi Seseorang

Halo sahabat mijil, apa kabar nya nih? Saya harap sahabat semua dalam keadaan baik ya. Perkenalkan, nama saya Miqdad. Nah , jadi kali ini saya ingin membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan apa sih sebenarnya pengaruh informasi terhadap diri kita? Sebelum masuk ke pembahasan mengenai pengaruh informasi terhadap kehidupan, adabaiknya kita pahami dulu mengenai apa itu informasi?

Arti Informasi

Jika kita merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), informasi adalah penerangan, pemberitahuan, kabar atau berita tentang sesuatu, keseluruhan makna yang menunjang amanat.

Setelah tahu apa itu informasi, sekarang kita lanjut pembahasan mengenai pengaruh informasi itu sendiri. Informasi atau sering disebut juga referensi, ternyata memiliki pengaruh yang sangat besar kepada diri kita dalam berfikir dan bertindak. Akibat dari adanya informasi atau referensi inilah kita bisa merubah orang tanpa sadar atau dalam kata lain kita mampu mempengaruhi seseorang lewat informasi yang kita berikan, entah berupa pengaruh buruk atau baik.

Contoh Informasi Dapat Merubah atau Mempengaruhi Seseorang

Sahabat mijil, sebagai contoh informasi dapat merubah atau mempengaruhi seseorang dapat dilihat pada praktik keseharian dalam kehidupan ini. Sebagai contoh seorang juru masak. Dalam dunia masak memasak ada satu hal penting bahwa apapun yang akan kita masak itu tergantung dari bahan-bahan yang tersedia di dapur atau pada bahan yang kita punya.

Nah, jadi sehebat apapun seorang juru masak atau chef dalam berkreasi mengolah bahan makanan, jika bahan-bahan yang akan digunakan untuk masak tidak ada atau kurang, maka hasil kerjanya tidak akan maksimal. Bahkan kondisi terburuknya adalah kegagalan. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya manusia itu sendiri ternyata memiliki kesamaan yang serupa. Sesuai dengan perumpamaan di atas dapat kita pahami bahwa sebagian besar manusia dapat bergerak, bertindak, atau berhenti melakukakan sesuatu bergantung dari bahan-bahan yang ia miliki. Bahan-bahan yang dimaksud disini adalah bekal informasi.

Contoh mudahnnya, misal didalam dapur seorang chef terdapat bahan-bahan seperti mie gandum, sayuran ,daging ayam, dll. Padahal sebenarnya ia akan membuat nasi goreng ayam. Maka yang terjadi chef tersebut tidak akan bisa membuat nasi goreng ayam. Kenapa demikian? karena bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat menu tersebut tidak ada. Lantas apa yang dapat chef tersebut lakukan? jawabannya adalah ia harus merubah menu lain sesuai dengan bahan masakan yang dia punya.

Otak Manusia

Begitu pula dengan otak manusia. Otak manusia itu diibaratkan sebuah dapur. Supaya bisa mengeluarkan sesuatu yang baik maka ia harus mempunyai bahan-bahan yang baik pula. Begitu juga sebaliknya. Jika bahan-bahan dalam dapur itu buruk maka hasilnya juga buruk.

Ibarat botol minum yang berisi dengan air sirup, maka saat di pindahkan atau di keluarkan pada wadah lain, isinya akan tetap sama yaitu air sirup. Lain halnya jika yang dimasukan itu kopi maka keluarnya juga kopi, dan masih banyak perumpaan yang lain. Dari sini dapat kita pahami bahwa manusia bisa mengeluarkan sesuatu yang ada dalam dirinya sesuai dengan apa yang ia punya.

Gimana teman-teman sudah pahamkah dengan penjelasan dan contoh diatas? Jika belum, masih ada satu contoh mengenai bagaimana otak manusia itu bisa mengeluarkan sisi buruk dan baiknya.

Contoh Efek Informasi Dalam Permainan Gim

Misalnya, ada seorang anak yang tiap harinya menghabiskan waktu untuk bermain game, menonton video yang tidak baik, hidup dilingkungan yang keras, sering mendengarkan kata-kata kasar, maka kemungkinan besar ia akan berfikir dan bertindak seperti informasi yang ia dapatkan. Berbeda dengan seorang anak yang hari-harinya diisi oleh informasi baik, berkualitas dan diisi dengan mendengarkan hal-hal yang baik, maka kemungkinan besar ia akan menjadi orang yang baik pula.

Ayo Kita Pandai Dalam Memilah Sebuah Informasi

Sahabat mijil, tentu kita ingin menjadi insan yang baik bukan? Nah, yuk sama sama belajar berubah menjadi lebih baik. Salah satu caranya adalah dengan apa yang baru saja saya sampaikan. Bahwa kita harus pandai dalam memilah sebuah informasi atau referensi yang kita gunakan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Sebab pada masa modernisasi ini informasi sangat lah berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Disinilah, kita dituntut untuk bijak dalam menerima sebuah informasi akan sesuatu hal.

Jika kita gegabah dalam menelan sesuatu informasi, maka akan banyak dampak buruk yang akan kita dapatkan. Sebab, informasi itu juga bisa berubah menjadi sebuah racun. Atau biasa disebut dengan toxid society.

Dimana ia tidak hanya meracuni diri sendiri tapi juga meracuni orang lain.Sebab ia akan mempengaruhi referensi yang kita punya. Maka dari itu carilah lingkungan yang baik, lihatlah, dan dengarkanlah informasi yang baik. Entah itu di dunia nyata maupun dunia maya. Tak lupa juga berkumpulah dengan orang-orang baik dan ikutilah orang-orang yang memberikan dampak yang baik untuk kita.

Berhati-Hatilah Dalam Memilih Informasi atau Referensi

Jadi, berhati-hatilah dalam memilih informasi atau referensi karena itu sangat penting dalam kehidupam ini. Informasi yang masuk kedalam diri kita akan membentuk suatu pemikiran, dari pemikiran akan membentuk suatu keyakinan, keyakinan disini akan membentuk suatu tindakan, lalu tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi sebuah kebiasaan.

Demikian, pembahasan mengenai pentingnya kita memahami pengaruh informasi yang ada dalam kehidupan ini. Bijak dalam memilah informasi adalah tindakan melindungi diri dari bahayanya pedoman hidup yang buruk. Semoga apa yang saya sampaikan dapat berguna dan bermafaat untuk sahabat semua.

3 Likes