Kebiasaan Merokok Remaja

Masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dimana masa ini rentan dengan masalah psikologi. Masa-masa ini biasanya berusia 8-15 tahun. Masa remaja juga masa-masa dimana seseorang mencari jati diri sehingga banyak dari para remaja melakukan hal yang seharusnya belum boleh dilakukan salah satunya adalah merokok.

Merokok merupakan salah satu masalah yang bisa kita lihat secara langsung dan banyak terjadi di masyarakat. Merokok juga menjadi masalah nasional bahkan internasional. Sekarang ini banyak sekali para remaja terutama pelajar yang sudah merokok. Hal ini terjadi karena mereka belum memiliki kondisi emosi yang stabil jadi para remaja melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan untuk sekedar mencari jati diri. Selain itu banyak dari mereka, melakukan hal itu hanya untuk sekedar bersantai atau rehat dari banyaknya tugas yang mereka jalani.

Kebiasaan merokok pada remaja identik dengan pergaulan atau kelompoknya. Menurut para remaja, merokok dianggap hal yang ‘jantan’ seperti pria dewasa. Alasan lain remaja merokok adalah untuk menghilangkan stres. Para perokok merasakan nikmatnya merokok, mereka beranggapan rasa sejuk dan segar dari rokok ini dapat menjadi obat stres mereka. Banyak para perokok sadar bahwa merokok hal yang berbahaya tetapi mereka tetap menyisihkan uangnya untuk membeli rokok.

Rokok berbahan dasar tembakau dimana kandungan rokok sangatlah berbahaya seperti tar dan nikotin. Tar dan nikotin menyebabkan seseorang kecanduan sehingga banyak dari perokok merasa kurang apabila dirinya tidak merokok. Merokok menjadikan kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan ataupun dilupakan.

Dampak dari perilaku merokok sangatlah banyak. Bagi diri sendiri, merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan karena kandungan dari rokok sendiri yang terdiri dari bahan-bahan yang berbahaya. Bagi orang lain, merokok juga merugikan. Asap yang dihasilkan dapat menyebabkan orang lain menjadi perokok pasif. Selain itu puntung rokok juga menyebabkan lingkungan menjadi kotor. Banyak kasus kebakaran juga terjadi akibat seseorang membuang puntung rokok yang belum dimatikan.

Banyak faktor yang menyebabkan remaja bisa merokok. Salah satu faktor pendorong remaja merokok adalah keluarga. Banyak dari remaja meniru hal-hal yang dilakukan oleh anggota keluarga dimana remaja sangatlah mudah tertarik terhadap hal-hal yang baru. Selain itu mereka juga akan menjadikan keluarga sebagai pedoman mereka karena itulah keluarga merupakan faktor terdekat yang mendorong remaja untuk merokok.

Selain dari keluarga, lingkungan juga sangatlah berpengaruh. Banyak karakter dilihat dari lingkungan. Karena remaja memiliki emosi yang tidak stabil jadi mereka mencoba mencari jari diri mereka dari lingkungan yang menurut mereka sesuai. Seringkali para remaja tidak memilih atapun memilah mana yang menurut mereka baik atau buruk. Sekedar apa yang mereka senangi atau membuktikan diri mereka. Padahal kebiasan merokok adalah hal yang merugikan mereka tanpa mereka sadari dapat menghambat masa depan mereka.

Kebiasaan merokok para remaja menjadi masalah utama yang tidak bisa diremehkan dan perlu menjadi perhatian semua pihak. Kebiasaan merokok para remaja bisa dikurangi atau dicegah bila semua pihak bekerja sama, dimulai dengan lingkup terkecil yaitu keluarga. Selain dari keluarga, masyarakat ataupun pemerintah bisa melarang ataupun memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok. Maka dari itu, dengan adanya keterlibatan semua pihak diharapkan angka merokok di kalangan remaja bisa berkurang karena merokok dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Daftar Pustaka

Randukan,p. 2013. Karya tulis ilmiah bahaya merokok. http://pratiwirandukan.blogspot.com/2013/02/karya-tulis lmiahbahayamerokok.html?m=1.27 Mei 2018 (15:29)

Azzard.2015.contoh makalah tentang pengaruh merokok bagi anak di bawah umut terhadap perilaku dan pergaulan sehari-hari. http://azarrd.blogspot.com/2015/02/contoh-makalah-tentangpengaruh-merokok.html?m=1. 26 Mei 2018 (09:46)

Enha,D.2012. Coretan Sebuah Kisah. http://dedyenha.blogspot.co.id/2012/03/makalah perilaku-merokokpada-remaja.html?m=1. 26 Mei 2018 (11.02)

Perdana,S. 8 kandungan dalam rokokan bahaya bagi tubuh. https://hellosehat.com/pusatkesehatan/berhenti-merokok/8-kandungan-berbahaya dalamrokok-dan-pengaruhnya-padatubuh.html?m=1.27 Mei 2018 (11.20)

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian . Yogyakarta: Literasi Media Publishing.