Hubungan Antara Kecanduan Internet dan Kesehatan Mental pada Mahasiswa

Gangguan mental adalah gangguan yang memengaruhi emosi, pola pikir, dan perilaku penderitanya. Tidak sama halnya dengan penyakit fisik, gangguan mental hanya bisa dikurangin dengan beberapa terapi atau penerapan hidup yang lebih baik, gangguan tidak dapat disebut sebagai penyakit karena gangguan itu ibarat angka pada titik koodrdinat yang jika semakin ke kanan makan angka semakin positif (tinggi) dan jika kekiri maka angka semakin negatif (kecil), tidak ada tolak ukur dimana kita sakit/sehat mental. Seseorang yang bermental positif dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain. Sebaliknya, orang yang mentalnya terganggu akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa mengarah pada perilaku buruk.

Remaja lebih rentang mengalami gangguan mental karena remaja memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Teknologi informasi, khususnya internet, yang ada saat ini telah mengubah cara orang untuk bersosialisasi, belajar, bekerja, belanja, mencari pekerjaan, dan memanfaatkan waktu luangnya, dampak kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu penggunannya mengalami beberapa gangguan mental. Internet mempunyai dampak dalam kehidupan kita baik itu dampak positif maupun negatif. Maraknya internet sekarang memiliki sisi negatif yang berdampak besar bagi kehidupan remaja sekarang. Disebabkan mereka asyik di dunia online mereka hingga lupa waktu hingga larut malam yang menyebabkan keadaan mereka di luar kondisi yang normal.

Berikut dampak negatif dari kecanduan internet:

  1. Perubahan mood/emosi termasuk iritabilitas, kemarahan dan kebosanan.
    Perubahan mood/emosi sering terjadi karena banyaknya kehidupan drama didalam dunia online.
  2. Gangguan pola tidur dan kualitas tidur yang buruk.
    Perubahan pola tidur sering terjadi karena asyiknya di dunia internet membuat lupa waktu dan banyak membuang waktu yang telah ada.
  3. Depresi dan cemas serta resiko bunuh diri.
    Depresi dan cemas sering terjadi dikarenakan relatenya atau kesamaan cerita pada kehidupan drama yang ada di dunia internet dan keadaan didunia nyata.
  4. Masalah kondisi fisik, yang menyebabkan buruknya kondisi kesehatan secara umum akibat gizi buruk dan konsumsi caffeine yang berlebihan.
  5. Kehilangan teman di dunia nyata.
    Kehilangan teman terjadi karena asiknya teman dunia maya yang dapat mengurangi sosialisasi kita dengan teman kita.
  6. Konflik dengan anggota keluarga, seperti perpisahan dan perceraian.
    Konflik ini muncul karena kurangnya komunikasi antara pihak yang bermasalah.
  7. Rusaknya produktifitas dan kehilangan pekerjaan yang dapat mengakibatkan masalah finansial.

Kesehatan mental menjadi salah satu poin penting dalam kehidupan manusia, dimana setiap perilaku dan emosi akan terkait satu sama lain, jika gangguan mental menyerang suatu sistem maka pola pikir, perilaku kehidupan sistem akan terganggu karena perilaku dan emosi akan susah dikendalikan dan itu berdampak pada kualitas hidup, maka dari itu kita para remaja harus pintar-pintar dalam menghadapi dan menyikapi hal tersebut. Habiskan waktumu untuk hal yang bermanfaat, jaga kesehatan fisik maupun mental dan jangan lupa selalu positive thinking. Salam sehat.

Enin Sholihah

Referensi:

http://www.herminalhospital.com