Gimana si rasanya pacaran sama anak strict parents?

Strict parents adalah orang tua yang meletakan standar dan menuntut tuntutan yang tinggi pada anaknya. Pola asuh ini dapat berdampak negatif pada anak. Setiap orang tua memiliki cara masing-masing dalam membesarkan anak-anaknya. Ada beberapa yang menerapkan sikap yang sangat disiplin, sementara yang lain membiarkan anak-anak mereka membuat keputusan yang mereka suka.

Disisi lain orang tua yang memiliki sifat strict parents, mereka tetap menghargai pendapat dan pemikiran anak-anaknya. Namun ada juga orang tua yang strict parents justru sangat mengekang anaknya, orang tua yang lebih memilih untuk mengontrol anaknya sesuai dengan kehendaknya sendiri. Seorang anak yang terbiasa dengan didikan yang keras cenderung memiliki rasa takut dan ketergantungan terhadap apa yang mereka lakukan. Dapat dikatakan bahwa seorang anak bertindak berdasarkan ketakutan terhadap orang tua mereka, bukan pada kesadaran atau keinginan mereka. Akibat dari semua ini, anak menjadi kurang mandiri dan tidak dapat sepenuhnya memikirkan apa yang bisa dan tidak bisa dia lakukan.

Tuntutan orang tua yang tinggi dan aturan yang ketat, anak-anak bisa depresi dan stres. Selain itu, anak-anak yang sudah dewasa sudah memiliki cara berpikir dan cara hidup sendiri. Masa- masa ini seorang anak biasanya mulai mengerti tentang dunia percintaan. Mereka sudah tertarik pada lawan jenis. Pada usia remaja pasti sudah punya banyak gebetan atau mantan pacar. Tetapi di sini anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua yang strict parents takut mempunyai pacar. Pada usia remaja seperti ini harusnya tidak terlalu dikekang. Jika terus menerus dikekang, mereka akan memberontak dan akan melakukan kebohongan. Misalnya, ketika sang anak ingin merasakan berpacaran layaknya abg jaman sekarang, tetapi dilarang untuk berpacaran alhasil si anak berbohong dengan cara pacaran sembunyi- sembunyi.

Nah, gimana si rasanya pacaran sama anak strict parents? Apakah dilakukan dengan cara backstreet? Apa itu backstreet? Ya, pacaran dengan anak strict parents memang dilakukan dengan cara backstreet. Backstreet sendiri dapat diartikan sebagai hubungan rahasia dengan alasan yang tidak dapat di publik. Memiliki hubungan backstreet tidak semudah yang dipikirkan semua orang. Jika mereka tidak saling mempertahankan dan berkomunikasi dengan baik, hubungannya akan cepat selesai.

Alasan backstreet biasanya karena orang tua tidak mengizinkan anak untuk memiliki hubungan sebelum usia yang ditentukan oleh orang tua. Orang tua khawatir suatu hari akan terjadi sesuatu pada anak mereka dalam hubungan tersebut. Maka tidak heran jika remaja yang memasuki fase pubertas menyukai lawan jenis memilih untuk melakukan pacaran secara backstreet.

Pasangan yang sedang menjalani backstreet harus selalu waspada terhadap lingkungan mereka. Mengapa? Karena jika sang pacar ingin mendengar suara atau melihat wajah kita ketika sedang berada dirumah, kita perlu memutar otak dan menyusun strategi agar tidak ketahuan oleh orang tua. Saat ingin keluar rumah juga harus melihat situasi kondisi, mencari waktu yang tepat dan aman untuk keluar. Bahkan ijin dengan orang tua, harus berbohong agar tidak ketahuan saat jalan bersama pacar. Sebenarnya berbohong seperti ini, tentu tidak baik karena kamu terus berbohong untuk menyembunyikan kebohongan lainnya demi bertemu sang pacar.

Hubungan backstreet ini, pasti lama-kelamaan akan kebongkar juga. Entah ketahuan oleh tetangga, orang-orang terdekat, bahkan orang tua kita sendiri. Ketika orang tua sudah mengetahui anaknya berpacaran, sudah pasti akan menyuruh untuk berhenti berhubungan dengan sang pacar. Jika masih ingin mempertahankan hubungan ini,sudah pasti ada ancaman dari orang tua, misalnya akan menyita handphone atau memotong uang saku. Jika sudah seperti itu langsung mengiyakan permintaan orang tua tetapi diam- diam tetap masih jalan bersama pacarnya dengan catatan lebih berhati- hati dan harus pintar petak umpat.

Menjalin hubungan secara backstreet membuat jantung berdegup kencang apabila ketahuan orang tua. Selain itu, pacaran secara backstreet juga membuat kita harus terus berbohong dan memikirkan strategi untuk bisa bertemu pacar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pacaran secara bacstreet itu banyak tidak enaknya. Namun, pacaran secara backstreet juga bisa memberikan pengalaman kepada kita dalam menjalani sebuah hubungan. Jadi, gimana masih mau tidak menjalin hubungan bersama anak strict parents?

5 Likes

Biasanya yang orang tua galak itu, dari pihak cewek.

Screenshot_1

Gambar: Sean Strattonunsplash . com/@seanstratton) https://unsplash.com/photos/wQkZdceduxs

Cuma sekarang, kalau sudah gede atau mahasiswa, anak-anaknya pada dilepas, ngekos.

Belum lagi sekarang, aplikasi goyang badan sudah masuk ke dalam kamar.

Kok jadi ingat tetangga ya. Anak cewek tapi malam-malam bawa cowok ke kamar, lewat pintu samping. Padahal orang tua ada di rumah. Kok malah gosip :laughing: :speak_no_evil: