Apakah Bekantan Terancam Punah?

APAKAH BEKANTAN TERANCAM PUNAH?

Hewan yang memiliki nama latin “Nasalis Larvatus” merupakan hewan endemik Pulau Borneo. Habitat mamalia ini tersebar di hutan sekitaran sungai Kalimantan seperti hutan rawa gelam, hutan riparian, dan hutan mangrove. Bekantan menghabiskan separuh waktunya di atas pohon. Primate ini termasuk hewan yang memiliki umur pendek yaitu hanya sampai umur 13 tahun jika hidup di alam liar, sedangkan primate yang hidup di konservasi bisa hidup hingga 30 tahun.

Ciri-ciri yang membedakan bekantan dan monyet adalah hidung besar serta panjang yang dimiliki dan hanya dapat ditemukan pada bekantan jantan. Fungsi dari hidung besar pada bekantan jantan sampai saat ini pun masih menjadi tanda tanya, namun beberapa ahli mengatakan jika ini terjadi karena faktor seleksi alam. Ukuran bekantan jantan jelas lebih besar dibandingkan dengan ukuran bekantan betina. Memiliki panjang hingga 75 cm dan memiliki berat hingga 24 kg. Sedangkan bekantan betina memiliki ukuran 60 cm dengan berat yang dimiliki yaitu 12 kg. (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Pada masa ini, populasi bekantan di Kalimantan dikabarkan semakin menurun. Penurunan ini diakibatkan oleh ulah manusia ataupun karena seleksi alam. Perburuan liar, penebangan pohon secara liar dan tidak melakukan reboisasi, kebakaran hutan menjadi penyebab utama punahnya populasi bekantan. Bekantan diburu untuk diperjual belikan kembali dengan harga yang sangat tinggi. Betapa teganya manusia-manusia yang tidak memikirkan keseimbangan ekosistem dan pertumbuh kembangan bekantan-bekantan yang masih muda ataupun sudah tua. Beberapa dari mereka dibunuh karena memasuki pemukiman warga dan merusak tanaman. Padahal itu semua terjadi juga karena ulah manusia yang merusak habitat mereka. Mereka kelaparan dan kehausan sehingga terpaksa mencari makanan dan minuman di daerah pemukiman warga, tetapi apa yang mereka dapat? Ditangkap? Dibunuh? Atau dijadikan hewan peliharaan? Semua jawaban atas pertanyaan ini, sudah pastinya kita tahu.

Sebagai penulis, tentu saja saya juga memikirkan bagaimana caranya kita menjaga kelestarian bekantan agar tidak punah dengan seiringnya zaman. Menyadari bekantan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang wajib kita jaga dan lindungi, membiarkan primata ini hidup liar di alam bebas dan memiliki kehidupan sendiri, kemudian biarkan juga mereka berkembang biak tanpa adanya campur tangan manusia-manusia jail di luar sana adalah cara bagaimana kita membebaskan bekantan.

Daftar Pustaka:
https://id.wikipedia.org/wiki/Bekantan

2 Likes