Tetap Semangat Berusaha, Sabar, Dan Bersyukur Meraih Impian

Halo semua, kali ini aku akan bercerita perjalanan untuk menuju impianku atau cita cita yang insyaAllah akan aku dapat dengan berdoa, berusaha, dan selalu bersyukur dengan apapun yang tuhan berikan. Sebelum dimulai, ada pepatah yaitu “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Perkenalkan namaku Intan Aqilah Fadia Hayya, biasa dipanggil Intan, dan 14 hari lagi aku akan menginjak usiaku yang ke-19. Aku berasal dari Kota Mojokerto tepatnya di provinsi Jawa Timur. Hasil UN SMP pun keluar, aku sangat berharap untuk dapat bersekolah di SMA yang aku inginkan, tetapi SMA tersebut berada di kabupaten dan alamat rumahku berada di kota. Pada saat itu, berlaku untuk pendaftaran sekolah menurut zona rumah (alamat KK). Akhirnya, aku mengambil keputusan untuk bersekolah di SMA kota yaitu di SMAN 2 Kota Mojokerto. Di SMA, aku mengikuti tes untuk menentukan jurusan IPA atau IPS . Jurusan yang aku inginkan yaitu jurusan MIPA dan alhamdulillah saat hasil tes keluar, aku mendapatkan jurusan yang aku ingingkan. Saat kelas 10 aku mengikuti ekstrakulikuler yaitu paduan suara. Terdapat beberapa lomba paduan suara dan alhamdulillah aku salah satunya yang terpilih untuk mewakili sekolahku. Aku dan teman teman berjuang dan berlatih, alhamdulillah pada saat lomba mendapatkan juara. Pada saat upacara bendera hari senin, pembina upacara memberikan amanatnya dan menyebutkan salah satu murid yang memiliki prestasi dari kecil ingin menjadi seorang model. Aku bertanya tanya kepada diriku sendiri,”Apa yang aku cita citakan nantinya?” Sampai duduk di bangku kelas 12 aku masih bingung dengan apa yang aku cita citakan. Sebelum pengumuman murid eligible, tepatnya pada semester 4 ada perangkingan satu angkatan untuk menentukan murid eligible. Ternyata, namaku berada di ranking yang nantinya akan menjadi murid eligible. Pengumuman murid eligible pun tiba, aku masih belum rejeki untuk menempati perankingan. Perasaan sedih pun ada, tetapi aku tidak ingin berlarut-larut untuk sedih. Aku mulai berusaha dan belajar untuk jalur SBMPTN. Jurusan yang aku pilih adalah Pendidikan Matematika di UNESA dan Pendidikan Matematika di UM. Alasan aku memilih jurusan, yaitu karena dari kecil aku tertarik dengan pelajaran matematika dan disarankan orangtua untuk menjadi guru saja, itulah mengapa aku memilih jurusan pendidikan matematika. Pada saat tes, aku merasa tidak puas karena terdapat beberapa soal yang aku masih belum bisa mengerjakan. Pengumuman SBMPTN pun keluar, dan lagi lagi aku masih belum mendapatkan rejeki (ditolak di dua universitas). Waktu ditolak di jalur ini, aku sangat sedih dan merasa ingin putus asa. Waktu pun berjalan, dan akhirnya aku mencoba mendaftar sekolah kedinasan yaitu di STIS. Pada saat tes SKD aku merasa gugup, aku mencoba mengerjakan dengan teliti dan alhamdulillah hasil dari SKD memenuhi(mencapai target nilai). Bersaing dengan beribu - ribu orang, nilai SKD yang aku dapat, ternyata tidak masuk pada perangkingan untuk tes selanjutnya. Aku merasa sedih lagi, karena aku masih belum diterima di universitas manapun. setelah itu aku mencoba mendaftarkan di UM jalur mandiri, itupun tuhan belum mengijinkan untuk berkuliah disana. Pada saat membuka sosial media tiktok, aku menemukan informasi bahwa UNS membuka jalur mandiri. Aku mendaftarkan diri untuk mengikuti jalur mandiri nilai UTBK. 2 hari setelah mendaftar di UNS, aku berminat untuk daftar jalur mandiri UNS utul gelombang 2 yang akan segera ditutup. Penutupan jalur mandiri utul UNS gelombang 2 kurang 1 jam lagi. Aku masih bimbang dengan 2 pilihan universitas apa yang ingin aku daftar. Akhirnya, aku memutuskan untuk daftar di UNS yang artinya aku mengikuti 2 jalur, yaitu nilai UTBK dan utul gelombang 2. Jurusan yang aku pilih yaitu pendidikan matematika dan PGSD. Aku memberanikan diri untuk mengambil campuran. Pengumuman pun tiba, pertama aku mengecek jalur nilai UTBK terlebih dahulu. Aku tidak berekspektasi banyak dan ternyata gagal lagi. Aku pun mengecek jalur utul gelombang 2, tidak lupa aku berdoa sebelum membuka pengumuman. Dan akhirnya, yeay aku menangis bahagia karena diterima di universitas dan bisa menjadi mahasiswa baru tahun 2021. Apapun yang kalian kejar, jangan lupa tetap berdoa berusaha dan jangan lupa untuk berayukur. Perjalanan yang sangat berliku dan merasakan beberapa kegagalan membuat kita semangat untuk bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Jika sesuatu yang kita inginkan sudah tercapai tetaplah untuk mengingat usaha yang kita lakukan saat gagal sampai merasakan keberhasilan.

Jadi, apa perlu berterima kasih pada tiktok? :thinking:

Mungkin petunjuk yang diberikan tuhan melalui informasi di tiktok pak, jadi semuanya kembali lagi bersyukur dan berterima kasih kepada tuhan🙏🏼

1 Like