Di tanah hijau yang dulu penuh dengan pepohonan.
Gunung,hutan,dan sungai bersatu dalam doa.
Namun kini langit menjadi muram dan menahan duka.
Air meluap,tanah retak,alam pun terluka.
Berhari-hari hujan membasahi tanah sumatera.
Hujan tiada henti dan juga enggan mereda.
Sungai mulai meluap membawa nestapa.
Rumah-rumah hanyut tanpa tersisa.
Tangisan anak-anak menyelimuti suasana.
Gunung bergetar,bumi menggigil.
Air mulai menyelimuti bukit dan pesisir.
Alam seakan berteriak lirih.
Mengingatkan kepada manusia yang mulai abai dan akuh.
Wahai Sumatera.
Mesti engkau dihantam bencana berulang-ulang datang.
Dari puing dan luka akan tumbuh sebuah harapan.
Selama manusia belajar dan memahami alam.