Sebuah cerita menggapai mimpi

Kisah ini berawal dari pemberitahuan kuota siswa eligible. Alhamudillah saya masuk dalam daftar siswa eligible. Siswa yang diambil merupkan 40 persen terbaik di sekolah. Saya berada diurutan 73 dari 112 siswa yang beruntung.

Pada awalnya saya bingung untuk mengambil jurusan apa. Saya tertarik dalam matematika karena saya suka berhitung. Saya mencari referensi untuk jurusan apa yang cocok untuk saya. Saya mendapatkan sebuah jurusan yang membuat saya tertarik.

Teknologi informasi, merupakan jurusan yang membuat saya tertarik. Saya tertarik dengan jurusan ini karena melihat-lihat mata kuliah dan prospek kerjanya yang menarik. Di jurusan ini saya mempunyai mimpi untuk menjadi seorang web desainer.

Sebelum pendaftaran snmptn, teman-teman melakukan pendataan jurusan apa yang akan mereka ambil, dan disitu ada juga yang ingin mengambil jurusan yang sama dengan saya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengganti pilihan ke jurusan matematika murni dengan harapan saya dapat lolos snmptn.

Akhirnya saya mendaftarkan snmptn dengan jurusan matematika murni. Saya merasa percaya diri akan diterima, tetapi tetap belajar untuk sbmptn. Jika saya lolos masuk ke matematika murni saya mempunyai bayangan untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi dosen.

Tibalah saat pengumuman pada tanggal 22 Maret 2021. Saat itu saya sedang ada kegiatan pemotretan untuk buku kenangan sma dan saya sebagai panitia. Sore hari setelah pulang dari pemotretan saya membuka pengumuman di rumah dan bersama ayah, ibu, dan adik. Suasana bercampur aduk.

Dan ya, saya tidak lolos snmptn. Rasanya saya seperti tidak berguna. saya mersakan sedih karena saya terlalu berharap pada snmptn ini. Seminggu adalah waktu untuk saya menenangkan diri dan memulai bangkit untuk semangat meraih mimpi saya. Karena saya yakin bahwa ini bukan satu-satunya jalan.

Saya mengikuti les, belajar dan melakukan try out. Saya berusaha semaksimal mungikin apa yang bisa saya perbuat untuk mengejar mimpi saya. Saya mendaftar sbmptn dengan jurusan teknologi informasi dan matematika murni. Saya berharap semoga belajar saya ini berbuah manis. Saya mengikuti utbk di UNS tepatnya di lab komputer fakultas mipa, fisika.

Utbk berjalan lancer dan saya dapat mengerjakan soal. Saya berharap dapat lolos sbmptn ini. Saat menunggu pengumuman saya juga mendaftar jalur mandiri di beberpa ptn. Akhirnya pengumuman tiba, yaitu tanggal 14 Juni 2021. Saya membuka bersama keluarga. Dan hasilnya sama seperti snmptn. Saya gagal namun saya tetap mencoba dijalur mandiri.

Pada seleksi mandiri uns saya mengambil jalur nilai utbk. Saya memilih jurusan matematika murni dan pendidikan matematika. Alhamdulillah saya diterima di pandidikan matematika. Harapan saya, saya dapat meraih mimpi saya untuk menjadi seorang dosen.

  • Buslikers
1 Like