Perjuangan memperjuangkanmu

image
Halo sobat mijil. Sebelum menyelami kisahku semakin dalam ada baiknya kita berkenalan terlebih dahulu, sebab kata orang tua dulu “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Perkenalkan namaku N, berasal dari kota dengan julukan kota pisang atau bisa juga kota petualangan. Aku pada saat itu duduk di kelas 2 SMA yang mau beranjak ke bangku kelas 3 SMA. Aku dan orang tuaku memiliki perbedaan pendapat ketika aku memilih jurusan. Aku ingin masuk ke Kedokteran atau Teknik, tetapi orang tua tidak menyarankan aku masuk ke Teknik, menurut beliau prospek ke depan untuk anak perempuan kurang cocok dengan melihat dari segi kriteriaku beliau lebih mendukungku masuk ke kedokteran. Di tengah jalan perjuanganku tes seleksi masuk perguruan tinggi negeri atau bisa disebut SBMPTN aku semakin ragu dengan kemampuan dan pilihanku takut tidak kuat menjalaninya. Akhirnya aku memutuskan pada jalur SBMPTN mengambil pilihan Pendidikan matematika semua dengan dua universitas yang berbeda, orang tuaku sedikit kecewa dengan pilihanku tetapi lama – kelamaan beliau ikhlas dengan pilihanku yang sudah bulat, beliau menginginkan suatu saat nanti aku melanjutkan studi S2, dan menjadi dosen.

Ujian SBMPTN telah usai kujalani. Sembari menunggu pengumuman SBMPTN yang lumayan memakan waktu, orang tuaku menyuruhku untuk mencoba tes di kampus swasta. Sebenarnya walaupun aku memilih Pendidikan matematika aku masih sedikit berharap bisa lolos ke kedokteran, aku memutuskan untuk mencoba tes kedokteran kampus swasta yang berada di Malang, dan beberapa kampus di Jogja tetapi menggunakan jalur rapor. Ketika membuka pengumuman terjadi kendala pada sistem, aku sudah tidak ada ambisi untuk membuka pengumuman tersebut, pada akhirnya kakakku yang membuka pengumuman, dan ternyata aku lolos di pilihan ke dua farmasi. Beberapa kampus swasta di Jogja yang aku daftar tidak ada yang lolos.

Hari senin, tanggal 14 juni 2021, pukul 15.00 merupakan hari yang sangat menegangkan bagi seluruh para pejuang perguruan tinggi negeri yang memilih jalur SBMPTN dan ternyata aku belum rejeki masuk di PTN melalui jalur SBMPTN. Pada saat itu aku masih memiliki cadangan lolos di kampus swasta dan aku bimbang ingin mengambil yang swasta atau lanjut berjuang PTN dengan jalur mandiri, setelah berbincang dengan orang tuaku aku mengambil jalan tengah untuk tetap berjuang PTN. Ketika memilih tempat universitas pada saat SBMPTN aku tidak boleh di luar Jawa Timur, tetapi karena aku tidak lolos jadi aku tidak dibatasi lagi.

Aku mencari banyak informasi tentang PTN yang membuka ujian mandiri salah satunya kampus yang memiliki julukan kampus ultraman, di kampus ini aku mendaftar semua jalur ada jalur skor dan jalur ujian tulis. Ketika belajar ujian tulis aku sedikit ragu bakal lolos atau tidak. Karena sedikit trauma untuk kesekian kalinya ketolak kampus, 2 kali gagal mandiri kampus negeri dan 1 kampus swasta. Pengumuman ujian mandiri di kampus ini pada tanggal 30 juni 2021aku membuka pagi hari, yang aku buka pertama pengumuman ujian tulis, dan Alhamdulillah lolos di pilihan pertama, tetapi yang lewat jalur skor tidak lolos.

2 Likes