Perjuangan dalam Meraih Kesuksesan

Halo, Sobat Mijil! :grinning_face_with_smiling_eyes: :wave:

Perkenalkan nama saya adalah Zidan, alasan orang tua saya memberi nama Zidan karena beliau menginginkan saya menjadi orang yang sukses seperti Zinedin Zidane. Kesuksesan membuat saya berpikir untuk terus berjuang, bangkit, dan pantang menyerah. Apa pun yang terjadi, saya harus terus berjuang agar meraih kesuksesan.

Saat ini saya sedang kuliah memasuki semester 1 di Universitas Sebelas Maret (UNS) jurusan Ilmu Administrasi Negara. Usaha yang saya lakukan agar dapat diterima di universitas ini tidaklah mudah, banyak perjuangannya. Saya pernah gagal dalam mendapatkan kuota SNMPTN (jalur rapot). Semenjak saat itu, saya pun mulai giat belajar untuk menghadapi tes SBMPTN (jalur tes). Saya memutuskan untuk melintas jurusan, saya benar-benar kewalahan karena harus belajar materi SBMPTN dimulai dari nol, ditambah lagi saya harus belajar secara swadidik tanpa diajari guru di sekolah maupun bimbel. Setiap hari saya belajar, terkadang waktu tidur saya dipakai untuk belajar. Orang tua saya selalu mendukung saya, beliau membelikan barang-barang penunjang belajar. Teman-teman juga selalu mendukung, mereka memberikan buku pelajaran, tiket gratis try out, dan beberapa camilan untuk menemani belajar. Namun, usaha belajar saya selama itu belum membuahkan hasil, saya gagal dalam seleksi SBMPTN. Saya sempat mengelus dada, tetapi gagal SBMPTN bukanlah alasan untuk menyerah dalam mendapatkan universitas dan jurusan yang saya impikan, justru saya semakin lebih semangat belajar untuk menghadapi seleksi Mandiri jalur ujian tulis. Segala puji bagi Allah, berkat doa dan perjuangan, saya dapat lulus di universitas dan jurusan yang saya inginkan.

Saat ini, saya sudah menyiapkan strategi tentang apa yang harus saya lakukan di perkuliahan nanti, salah satunya adalah mencari beasiswa, tujuannya adalah agar orang tua tidak terbebani oleh biaya kuliah saya, saya juga akan bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan kuliah sendiri. Semester ini, kuliah memang masih daring, tetapi ada kemungkinan semester depan sudah luring sehingga saat ini saya harus mengumpulkan banyak uang untuk nanti membayar sewa kos, transportasi, dan makanan sehari-hari. Di samping itu, saya juga harus aktif mengikuti banyak kegiatan menambah relasi, seperti bergabung ke dalam organisasi, mengikuti seminar/webinar, mengikuti banyak perlombaan, serta menjadi relawan. Walaupun banyak kegiatan, saya tidak akan melupakan kewajiban saya akan belajar materi perkuliahan. Belajar adalah kebutuhan dan saya mempunyai cita-cita agar bisa lulus kuliah dengan predikat cum laude. Walaupun agak berat mengatur waktunya, tetapi saya yakin bahwa saya pasti bisa. Dengan demikian, setelah lulus kuliah, saya dapat bekerja dengan bekal pengalaman dan juga prestasi yang mumpuni.

Tujuan saya memilih jurusan Ilmu Administrasi Negara yaitu adanya peluang untuk memegang posisi penting dalam pemerintahan. Dalam 5 tahun ke depan, saya ingin menjadi anggota-anggota partai politik, saya ingin mewujudkan tatanan politik nasional yang demokratis, terbuka, dan bersih. Saya ingin berguna bagi negara dan juga masyarakat umum. Di samping itu, saya juga akan membuat restoran, kemudian memperkerjakan sahabat ataupun orang lain yang membutuhkan pekerjaan, kemudian saya akan membuat restoran ini bercabang sehingga saya tidak perlu repot-repot memikirkan kehidupan untuk hari tua nanti. Semua itu memang tidaklah mudah, tetapi dalam lubuk hati terdalam, saya bertekad dan sangat yakin bahwa saya pasti bisa.

1 Like