Perjalanan Menggapai Impian

Halo teman-teman semua, sebelumnya perkenalkan nama saya Sita, mahasiswa prodi Statistika tahun 2020 di Universitas Sebelas Maret. Pada tulisan ini, saya ingin membagikan cerita tentang bagaimana saya bisa diterima di UNS. Cerita ini akan saya mulai saat saya kelas 12, tepatnya pada tahun 2020, dimana saya harus memikirkan akan melanjutkan ke perguruan tinggi mana.

Saat itu, pendaftaran jalur SNMPTN dibuka dan saya dinyatakan berhak untuk mendaftar. Saya merasa bersyukur tapi juga bimbang sekaligus bingung karena saya belum menentukan prodi yang akan saya pilih. Memang sebelumnya saya sudah merencanakan akan lanjut di prodi apa, namun setelah saya konsultasikan dengan orang tua, mereka kurang setuju. Hal ini tentu membuat saya gelisah karena waktu pendaftaran SNMPTN yang singkat. Waktu terus berlalu, hingga batas pendaftaran hampir habis. Dengan ragu kemudian saya putuskan untuk mendaftar prodi Informatika sebagai pilihan pertama dan Statistika pilihan kedua.

Pengumuman SNMPTN telah tiba dan saya dinyatakan tidak lulus pada jalur SNMTPN ini. Sedih pasti, tapi perasaan takut lebih saya rasakan karena persiapan saya untuk UTBK, ujian untuk seleksi SBMPTN, belum matang. Saya memutuskan untuk belajar lebih keras lagi, namun akhirnya malah membuat saya terbebani dan pikiran saya tidak fokus. Karena keadaan tersebut, membuat saya berpikir apakah nanti saya bisa lolos SBMPTN?

Keadaan berkata lain,ujian UTBK dijadwalkan ulang, ini membuat saya lega sebab saya dapat mempersiapkan materi lebih lagi. Saya bisa belajar dengan tenang dan akhirnya dapat memahami materi dengan mantap. Awalnya saya senang dengan penjadwalan ulang UTBK ini, tapi sudah hampir satu bulan penjadwalan ulang ini tidak ada kepastian. Bolak-balik saya mencari informasi mengenai ujian ini hingga kejelasan ujian diumumkan.

Saya mendapatkan jadwal yang tidak terlalu awal dan tidak terlalu akhir, ini membuat saya tenang. Akan tetapi, perasaan tenang itu tidak berlangsung lama karena jadwal tersebut diacak lagi. Saya mendapatkan jadwal terakhir. Tentu ini membuat saya pikiran saya kacau karena saya juga mendaftar sekolah kedinasan dimana jadwal yang saya terima juga pada minggu yang sama dengan UTBK ini. Dua ujian yang menurut saya berat, harus dilaksanakan dalam waktu yang berdekatan. Tentu membuat pikiran dan mental saya jatuh. Akan tetapi, keinginan untuk melanjutkan ke perguruan dan sekolah yang saya impikan membuat saya tetap semangat.

Saya melaksanakan ujian untuk sekolah kedinasan terlebih dahulu. Saat ujian saya merasa bisa mengerjakannya dan saya punya banyak waktu tersisa untuk mengecek jawaban saya. Setelah ujian selesai, nilai langsung keluar dan hasilnya cukup mengecewakan. Nilai saya memang memenuhi standar akan tetapi masih jauh dari target saya. Hal ini membuat saya kecewa dan sedih. Untuk itu, saya memutuskan beberapa hari menenangkan pikiran saya agar saya siap untuk ujian UTBK.

Hari di saat saya melaksanakan UTBK tiba, entah kenapa saya merasa tidak ada beban dan lebih percaya diri dibanding saat saya melaksanakan ujian untuk sekolah kedinasan. Saat pelaksanaan ujian pun pikiran lebih fokus dan tenang saat memilih jawaban.

Beberapa hari kemudian, pengumuman peserta yang lolos sekolah kedinasan diumumkan, sekali lagi saya tidak dinyatakan lolos. Dua kali penolakan yang sudah saya terima, dan tinggal satu harapan saya yaitu untuk bisa lolos SBMPTN. Tibalah pengumuman yang saya harapkan itu, dan hasilnya saya lolos PTN di Universitas Sebelas Maret prodi Statistika dimana saya menuntut ilmu saat ini.

Dalam perjalanan menjadi mahasiswa di UNS menurut saya berat. Untuk dapat meraihnya tidak hanya usaha dan kerja keras saja yang penting, kesiapan dalam menghadapi perubahan keadaan juga perlu kita siapkan. Karena kita tidak tahu bagaimana ke depannya, bisa saja apa yang kita rencanakan di awal sangat berbeda dengan keadaan yang kita hadapi. Untuk itu, keyakinan dan kepercayaan diri harus kita bangun dalam diri kita. Jangan lupa selalu berdoa dan meminta petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua yang kita jalani diberi bimbingan dan jalan terbaik menuju kesuksesan kita.