Mengenal Klausa Adjectiva dan Klausa Adverba

!

Mengenal Klausa Adjectiva dan Klausa Adverba

Kalian bisa membayangkan ga kalo bahasa itu engga ada? Padahal Bahasa adalah suatu hal yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia, karena dalam setiap komunikasi, bahasa memegang pernan penting dalam usaha penyampaian gagasan pesan, dan maksud yang ingin di sampaikan. Menurut Chomsky (dalam Chaedar Alwasilah, 1984: 6) alasan mempelajari bahasa ialah adanya kecenderungan yang menganggap bahwa bahasa merupakan cermin pikiran dan maksud dari pembicara.

Bahasa merupakan hasil pemikiran manusia yang berfungsi sebagai alat komunikasi dan penyampai maksud. Hal ini penting karena secara tidak langsung akan membantu proses penyampaian maksud kepada mitra bicara. Untuk proses penyampaian maksud itu sendiri dalam bahasa Indonesia pembicara dapat menggunakan modalitas. Menurut Djadjasudarma (1993:41) modalitas merupakan istilah linguistik untuk mengklasifikasi pernyataan menurut logika, yang menyuguhkan, mengingkari, kemungkinan, keharusan, dan sebagainya.

Dalam linguistik sendiri ada sintaksis yaitu ilmu bahasa yang mengkaji seluk-beluk tata bahasa dalam satuan kalimat. Menurut Chaer (1994:206) ia mengungkapkan bahwa sintaksis membicarakan kata dalam hubungannya dengan kata lain, atau unsur lain sebagai suatu ujaran. Hal ini sesuai dengan asal-usul kata sintaksis itu sendiri, yang berasal, yaitu sun yang berarti “dengan” dan kata tattein yang berarti “menempatkan”.

Sedangkan Klausa merupakan salah satu dari banyaknya hal yang dipelajari dalam sintaksis, dan kali ini kita akan memfokuskan pada klausa adverbia dan klausa adjectiva.

Adverbia menurut Alwi dkk. (1993:218) adalah kata yang digunakan untuk menerangkan unsur atau bagian kalimat yang berfungsi sebagai predikat, baik merupakan verba, adjektiva, nomina, maupun numeralia. klausa adverbial sendiri merupakan klausa yang unsur predikatnya berupa kata keterangan

Contoh: Rumahnya sangat jauh (rumahnya = subjek, sangat = predikat dan kata keterangan).

Harganya amat mahal (harganya = subjek, amat = predikat dan kata keterangan).

Unsur wajib dalam klausa adjektival adalah subjek dan predikat. Dalam jenis klausa ini, predikat berkedudukan sebagai kata keadaan. Penyusunan klausa adjektival secara umum terdiri dari subjek yang berkategorikan nomina dan predikat yang berkategorikan adjektif.

Misalnya:
rumahnya begitu jauh dari sekolah
dia lebih tinggi dariku
dia lebih tampan dibanding diriku

Daftar Pustaka
Damayanti, T. (t.thn.). Adverbia Penanda Modalitas dalam Novel Karya Andrea Hirata:.

Ida Ayu Shitadevi, N. M. (2021). Klasifikasi Semantik Adjektiva Bahasa Jawa Dialek Malang. Linguistika, 29-40.

Ratnasari, D. (2009). Perilaku Adjectiva Terhadap Nomina Dalam Frasa dan Klausa Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia. Humaniora, 21, 285-292.