Kenali Lebih Dekat Konjungtor dan Kelompoknya


Oleh : Dita Erin Monika
Pernahkah kalian mendengar kata “konjungtor”? Mungkin kata ini terdengar asing bagi sebagian orang, dan ada juga yang pernah mendengar namun tidak tahu artinya. Nah, konjungtor disebut juga dengan kata sambung, yakni kata tugas yang menghubungkan antara kata dengan kata, frasa dengan frasa, dan menghubungan antara klausa dengan klausa. Konjungtor dapat dibagi menjadi kelompok yaitu konjungtor koordinatif, konjungtor korelatif, konjungtor subordinatif, konjungtor antar kalimat.
Konjungtor koordiantif merupakan konjungtor yang meghubungkan antara dua unsur atau lebih yang pentingnya sama atau memiliki status yang sama. Istilah lainnya yakni konjungsi kalimat majemuk setara. Contoh dari konjungtor koordinatif : dari (penanda hubungan penambahan), serta (penanda hubungan pendampingan), atau (penanda hubungan pemilihan), tetapi (penanda hubungan perlawanan), melainkan (penanda hubungan perlawanan), padahal (penanda hubungan pertentangan), dan sedangkan (penanda hubungan pertentangan).
Konjungtor korelatif merupakan konjungtor yang berfungsi untuk menghubungkan dua kata, frasa, dan klausa yang memiliki status yang sama. Konjungsi korelatif memiliki dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu frasa, kata, atau klausa. Berikut contohnya : Baik….maupun…, tidak hanya….,tetapi juga…, bukan hanya…, melainkan juga, demikian…sehingga…, sedemikian rupa…sehingga…, apakah….atau…, entah…entah…, jangankan…pun.
Konjungtor Subordinatif
Konjungtor Subordinatif merupakan konjungtor yang menghubungkan antara dua klausa, atau lebih, dan klausa itu tidak memiliki status sintaksis yang sama antara satu dengan yang lain. Terdapat tiga belas konjungtor subordinatif, yaitu :
Konjungtor subordinatif waktu, konjungtor subordinatif syarat, konjungtor subordinatif pengandaian, konjungtor subordinatif tujuan, konjungtor subordinatif konsesif, konjungtor subordinatif pembandingan, konjungtor subordinatif sebab, konjungtor subordinatif hasil : Reni rajin belajar sehingga mendapat nilai tertinggi, konjungtor subordinatif alat, konjungtor subordinatif cara, konjungtor subordinatif komplementasi, konjungtor subordinatif atributif, konjungtor subordinatif perbandingan.
Kongjungtor Antarkalimat
Konjungtor antarkalimat menghubungkan antara kalimat satu dengan yang lainnya, mana jika konjungtor-konjungtor lain menghubungkan antar dua frasa, kata, atau klausa. Konjungtor antarkalimat selalu diawali dengan huruf kapital. Berikut ini adalah daftar konjungtor antarkalimat : biarpun demikian, biarpun begitu, sekalipun demikian, sekalipun begitu, walaupun demikian, walaupun begitu, meskipun demikian, meskipun begitu, sesudah itu, setelah itu, selanjutnya, sebaliknya, oleh karena itu, oleh sebab itu, sungguhpun demikian, sungguhpun begitu, kemudian, tambahan pula, lagi pula, selain itu, sesungguhnya, bahwasannya, malahan, bahkan, tetapi, akan tetapi, kecuali itu, namun, dengan demikian, sebelum itu.
dengan demikian sebelum itu.
Nah, di atas sudah dijelaskan mengenai tentang pengelompokan konjungtor, dan diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu media dalam belajar memahami tentang konjungtor.
Referensi :
Hasan Alwi, Anton M. Moeliono, Hans I-apoliwa, Sty Satrya Tjatur Wisnu Sasangka, Siiglyono. (2017). TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA (Edisi Keempat). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.