Jangan pernah putus asa

Haloo sobat mijil!
Hari ini aku mau berbagi kisahku nih tentang perjalanan aku masuk ke Universitas impian ku. Nah kisahku ini berawal di SMA dimana awal dari segala mimpi-mimpi aku bermulai. Dari kelas 10 aku memang selalu labil atas semua hal terutama dengan mimpi dan cita-cita aku. Sering kali aku berandai-andai, seandainya aku memiliki profesi A bagaimana ya, lalu,kalau aku bekerja di bidang B bagaimana ya, terus seperti itu, memiliki mimpi-mimpi tinggi tanpa adanya usaha untuk mencapainya, sampai kelas 12 datang dan disitulah puncak bingung nya aku memilih jurusan untuk kuliah.
Memasuki kelas 12 semua orang disekitar aku pasti sudah memiliki bayang-bayang mau jadi apa nanti, mau mengambil jurusan apa di dunia perkuliahan, atau apa yang ingin mereka lakukan setelah lulus SMA, tapi jujur itu ga berlaku untuk aku. Di kelas 12 ini justru adalah saat-saat buat aku bingung mau jadi apa, bingung mau mengambil jurusan apa di dunia perkuliahan nanti, banyak sekali pertanyaan yang aku tanyakan ke diriku sendiri mengenai masa depan apa yang nantinya ingin aku miliki. Mendekati pengumuman siswa yang dipilih untuk SNMPTN disitulah ketakutanku akan masa depan meningkat.
Hari-hari mendekati pengumuman siswa yang terpilih untuk SNMPTN aku makin takut, takut jika aku mengecewakan orang tua juga diri ku sendiri, sampai saat pengumuman tiba dan ternyata aku tidak terpilih. Dari situ aku mulai merasa tidak yakin dengan kemampuan ku, namun disitulah justru orang-orang terdekatku memberiku lebih banyak semangat untuk bisa mencapai tujuan ku, dan kemudian datanglah saat-saat pendaftaran SBMPTN. Di pendaftaran itu aku masih kembali bingung jurusan apa yang mau aku ambil, sebelum memilih jurusan pun aku sudah melakukan berbagai macam tes minat bakat untuk pencerahan atau referensi untuk memilih jurusan mana yang harus aku ambil, namun tetap saja dari berbagai macam tes yang aku ikuti tidak ada yang bisa membuatku yakin untuk memilih suatu jurusan. Dengan modal cita-cita dan impian serta inspirasi dari beberapa film aku pun mendaftarkan diri ke suatu jurusan di universitas impian ku. Hari pengumuman SBMPTN tiba dan aku sekali lagi tidak diterima, disitulah aku merasa gagal dan ragu untuk melanjutkan kuliah tahun ini, namun sekali lagi orang-orang disekitarku memberikan semangat untuk melanjutkan perjuangan ku, dan disitulah aku kembali bangkit lagi.
Aku pun pada akhirnya mencoba jalur mandiri di berbagai universitas, beberapa diantaranya universitas yang beralmamater kuning dan coklat muda, lagi dan lagi aku tidak diterima. Lagi dan lagi aku merasa gagal namun orang-orang disekitarku terus memberikan semangat dan dukungan untuk bersemangat dan bangkit lagi. Sampai pada akhirnya UM UNS gelombang 2 tiba, disitu aku kembali merasa bangkit lagi, walaupun ada saat dimana aku ingin berhenti berusaha dan mencoba lagi tahun depan, namun orang tua ku pun tak lelah memberikan semangat, doa serta dukungannya untuk ku agar bisa bangkit dan bersemangat agar kuliah di tahun ini. Sebelum hasil UM UNS gelombang 2 keluar aku pun mendapatkan kabar dari beberapa universitas swasta bahwa aku keterima di jurusan yang aku inginkan, disitulah aku bingung untuk memilih universitas mana, dan tiba saat nya waktu pendaftaran ulang disalah satu universitas swasta yang aku inginkan, disitu aku masih bimbang,namun ternyata dihari yang sama keluar lah hasil ujian UM UNS gelombang 2 dan dari hasil tersebut ternyata aku keterima disitu aku sangat terharu karena UNS juga menjadi salah satu universitas impian ku sejak dulu, pada akhirnya aku pun memilih untuk menjadi bagian dari keluarga besar UNS.
Dari perjalanan ku kali ini aku sadar bahwa kegagalan itu bisa membawa kita ke kesuksesan, jadi jika kita terjatuh, bangkitlah, jika kita capek istirahat lah, jika kita jenuh, carilah hiburan untuk merefresh diri kita, namun jangan pernah berhenti dan menyerah dalam meraih tujuan dan mimpi kita. Sampai disini ya sobat mijil terima kasih!.