Gimana perjuanganku sebagai siswa biasa

Haiii aku mau bercerita sedikit nihh, kalian penasaran ga sama kisahku?. Sebenarnya dulu aku adalah seorang siswa yang biasa saja. Tidak terlalu ambis, ga terlalu malas banget, aktif juga tidak terlalu. Tapi pada saat kelas 12 aku mulai sadar, menurutku memang sudah terlambat untuk menjadi siswa teladan. Tapi setidaknya aku bisa menjadi siswa yang beruntung. Di kelas 12 di dunia sekolahku semua berisikan pembahasan seleksi kampus. Jika membayangkan saja sudah overthinking, selalu terpikir apa aku bisa seperti kakak kelas lainnya yang bisa kuliah?. Selalu merasa ada tekanan dalam diriku ketika terpikir oleh dunia perkuliahan. Merasa apa aku harus mulai dewasa? Sedangkan saat itu aku masih merasa seperti anak kecil. Akhirnya aku bertekad belajar, agar bisa mengejar tujuanku yaitu bisa masuk dunia perkuliahan. Memang kata orang dunia perkuliahan kejam tapi aku bersemangat untuk melaluinya. Dengan tekad tersebut aku merasa sering kurang tidur karena begadang melihat video pembelajaran. Aku merasa capek sempat merasa ingin menyerah tapi aku harus memaksa, jika tidak dipaksa pasti akan sulit untuk berkembang. Dengan memanfaatkan berbagai aplikasi pembelajaran aku lebih terbantu. Dan saat tiba tes UTBK aku sangat merasa tidak percaya diri dengan kemampuanku. Pada saat tes UTBK aku berangkat bersama temanku, memang aku tidak bersama orang tuaku karena aku ingin menjadi seorang yang bisa melakukan keperluanku sendiri tanpa membebani orang tuaku. Tes UTBK aku memilih di yogya tepatnya di UGM. Tempat menginap saja di saudaranya temenku. Saat itu aku tes bersama lima temanku. Mereka sangat support dengan sesama. Saat UTBK aku merasa masih kalah jauh dengan lawanku lainnya. Namun, semua aku serahkan pada tuhan dan selalu memohon takdir terbaik. Selesai UTBK pun aku agak menyesal karena berpikir belajarku kurang maksimal. Aku merasa banyak soal yang kurang aku mengerti bahkan tidak ada dalam pelajaran semasa SMA. Aku berserah diri dan ternyata tuhan sangat baik kepadaku, tuhan memberikan kesempatan kepadaku untuk bisa kuliah di UNS ini dengan jalur SBMPTN. Sangat tidak terpikir oleh ku begitu indah takdir jika tuhan sudah meridhoi. Apapun yang kamu lakukan sebesar apapun itu walaupun orang lain tidak pernah menganggap tetap saja akan ada balasan tersendiri. Dan sekarang aku senang karena aku bisa mendapat banyak teman baru bahkan sangat berbeda-beda dari kampus UNS. Sampai sini dulu yaa, semoga tulisanku ini bisa bermanfaat untuk kaliann. Terimakasih sudah mau membaca.