Bunyi berbeda, makna sama. Bisakah saling menggantikan?


Sumber: magdalene.co

Dalam KBBI, sinonimi berarti hubungan antara bentuk bahasa yang mirip atau sama maknanya. Sederhananya, “bunyi berbeda, makna sama.” Akan tetapi, tidak semua bersinonim secara sempurna. Contohnya kata “perempuan” dan “wanita”.
Ada yang menarik dalam hal ini, yaitu konotasi maknanya. Ada “Kementerian Pemberdayaan Perempuan”. Kemudian ada "Hari Perempuan. "

Lalu ada apakah dengan kata wanita? Antara wanita dan perempuan apa bedanya? Jika dipertukarkan dalam sebuah kalimat apakah akan mengubah keseluruhan makna?

1 Like

Kemungkinan besar, sudah (pasti) ada kajian tentang perbedaan arti antara wanita dan perempuan.

Kalau makna mungkin berubah kali ya.

Bukan cuma soal perbedaan arti antaran perempuan dan wanita. Ada banyak lagi.

Seperti aku dan saya.

teman dan kawan

Soal menggantikan, bisa saja. Cuma liat-liat tempat juga.

Paling enak sih di puisi. Bebas mau pilih kata apa.

Mengenai sinonimi antara kata wanita dan perempuan, saya kira penggunaannya dipengaruhi oleh salah satu kemungkinan yang disebutkan oleh Prof. W.E. Collinson (dalam Ullman, 2014:177), yaitu salah satu kata dirasa lebih profesional dari kata yang lain.

Sudah beberapa kali kita dengar bahwa wanita berasal dari bahasa Jawa yaitu wani ditata (mau diatur). Secara tidak langsung, penggunaan kata tersebut menunjukkan bahwa derajat wanita lebih rendah daripada laki-laki. Di lain sisi, kata perempuan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu empu (orang yang mahir/dimuliakan).

Bila berdasarkan pada asal dua kata tersebut, dapat diketahui bahwa kata perempuan lebih profesional untuk digunakan. Apalagi di masa sekarang ini, ketika derajat laki-laki dan perempuan tidak ada bedanya.

Referensi
Ullmann, S. 2014. Pengantar Semantik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

2 Likes

wanita adalah sebutan yang digunakan untuk manusia yang berjenis kelamin perempuan, sedangkan perempuan adalah manusia yang berjenis kelamin betina. Istilah perempuan dapat merujuk kepada orang yang telah dewasa maupun masih anak-anak.

Menurut saya, makna sinonimi antara kata wanita dan perempuan digunakan berdasarkan konteks lazim yang digunakan dan tampaknya mengalami pergeseran seiring perubahan situasi politis dan sosial di Indonesia. Seperti halnya pendapat dari Kuntjoro (dalam Yuliawati, 2018) yang mengungkapkan bahwa kata wanita dan perempuan kerap kali digunakan secara bertukaran dalam bahasa Indonesia. kata wanita dulu dianggap lebih mulia dan dinilai bermakna ameliorasi daripada perempuan, sedangkan kata perempuan dinilai bermakna peyorasi. Akan tetapi, kata perempuan kini justru lebih sering digunakan daripada kata wanita dan kata ini sangat populer terutama di kalangan aktivis gerakan perempuan.

Yuliawati (2018) juga berpendapat bahwa jika dalam KBBI itu sendiri, mendefinisikan kata perempuan dan wanita berdasarkan kategori anatomi dan fisiologi, khususnya berkenaan dengan fungsi reproduksi, sedangkan pembedaan diantara kedua kata tersebut hanya terletak pada aspek usia. Untuk kata perempuan diartikan sebagai manusia yang memiliki puki, mengalami menstruasi, hamil, melahirkan anak, dan menyusui. Sedangkan kata wanita diartikan sebagai perempuan dewasa.

Berdasarkan pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa kata wanita memiliki makna yang lebih sopan daripada perempuan.

Referensi

  • Yuliawati, Susi. (2018). “Perempuan atau Wanita? : Perbandingan Berbasis Korpus Tentang Leksikon Berbias Gender”. Paradigma Jurnal Kajian Budaya. 8 (1), 53–70.
2 Likes

Menurut sy, kata “wanita” lebih mengarah ke perempuan dewasa sedangkan kata “perempuan” lebih universal. Tidak hanya wanita dewasa saja, tetapi anak kecil pun selama memenuhi unsur perempuan, maka dapat masuk ke kategori tersebut. Jadi intinya tidak semua orang yang bervagina dpt disebut wanita sedangkan semua perempuan pasti memiliki vagina.

Sumber referensi
KBBI V

2 Likes