Bukan Alam yang Salah

Bukan langit yang bersalah,
Ia tak perlu izin,
kapan harus menurunkan hujan.
Hujan turun tanpa dendam,
Tapi banjr datang dengan tuduhan.

Orang tinggi itu menyalahkan alam,
Karena alam telah membawa kegaduhan,
Mereka lupa,
padahal merekalah yang menghapus lahan hijau dari peta,
Membuat sungai tak mengalir di jalurnya.

Rakyat menjerit meminta perlindungan,
Lalu mereka yang memiliki kursi datang,
Sekiranya membawa bantuan,
Namun yang nyata hanya janji setinggi langit,
Tak ada satupun yang pernah sampai.

Hutan kehilangan akar yang memeluknya,
Juga kehilangan daun yang melindunginya,
Ia tak bisa disalahkan,
Ia hanya berdiri menjadi saksi,
Namun namanya dipakai menjadi alasan.

Jika ada yang harus disalahkan,
Jangan acungkan jari ke alam.
Lihatlah ke gedung tinggi itu,
Di sanalah keuntungan dirayakan,
sementara paru-paru dunia dikorbankan.