Apa itu Kedudukan Analisis Wacana?

kedudukan analisis wacana
Hai sobat mijil, sebelum membahas lebih lanjut mengenai kedudukan analisis wacana, kalian tahu tidak apa itu analisis wacana? Wacana merupakan rangkaian ujaran yang untuh pada suatu tindak komunikasi yang teratur dan sistematis yang mengandung gagasan, konsep, atau efek yang terbentuk pada konteks tertentu (Foucault, 1972:48-49). Wacana sebagai kajian linguistik mengandung semua unsur kebahasaan untuk berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan. Analisis wacana ini memiliki kedudukan tertinggi di dalam satuan bahasa. Pendekatan bahasa ini dimulai dati lingkup paling kecil menuju yang paling besar, yaitu :
• Analisis fonologi (bunyi)
• Kajian morfologi (bentuk)
• Analisis sintaksis (kalimat dam gramatikal)
• Analisis semantik (makna)
• Analisis pragmatik (pemakaian bahasa dan konteks)
• Analisis wacana, yang meliputi kajian kata, kalimat, makna, pemakaian, dan interpretasinya.
Analisis wacana sendiri terus menerus berkembang sehingga dapat digunakan untuk menganalisis bidang-bidang ilmu lain seperti hukum, sosial budaya, dan politik.
• Analisis Wacana dan Fonologi
Dalam mengkaji wacana, teori tentang bunyi-bunyi bahasa sangat diperlukan sebab Fonologi merupakan dasar dari ilmu bahasa lainnya.
• Analisis Wacana dan Morfologi
Dalam mengkaji wacana, teori tentang pembentukan kata sangat dibutuhkan sebab Wacana yang berbentuk naskah itu terbentuk dari susunan kata demi kata yang memiliki makna.
• Analisis Wacana dan Sintaksis
Sintaksis yang mempelajari seluk beluk pembentukan kalimat sangat berhubungan dengan Wacana karena Dalam mengkaji wacana, teori tentang pembentukan kalimat sangat dibutuhkan. Sebuah Wacana dapat dikatakan baik apabila hubungan antara kalimat-kalimatnya kohesi dan koheren.
• Analisis Wacana dan Semantik
Hubungannya dengan Wacana adalah baik Semantik maupun Wacana sama-sama mengkaji makna bahasa sebagai objek kajiannya.
• Analisis Wacana dan Pragmatik
Analisis wacana dalam perspektif ini berusaha membongkar dan mengungkap maksud-maksud tersembunyi yang ada di balik ujaran-ujaran yang diproduksi.

Sedikit atau banyaknya unit unit yang dikaji tidak langsung menjamin kualitas analisis wacana. Sebab kualitas analisis linguistik dipengaruhi oleh, kemampuan dan profesionalisme analisis bahasa, ketinggian analisis , dan teknik dan metode analisis yang digunakan.

Referensi
Rohana, R. (2015). BUKU ANALISIS WACANA.
Santoso, J. (2016). Kedudukan dan Ruang Lingkup Sintaksis.
Fuadi, C. (2016).Kedudukan Analisis Wacana Dalam Berbagai Ilmu