Hutan Sumatera yang hijau dan rimbun
Tetapi itu dulu
Kini hutan gundul tak bersisa
Hujan turun deras, sungai meluap ganas
Dalam hujan deras yang mengguyur
Banyak tangisan yang terdengar
Hutan hijau direnggut oleh sifat tamak manusia
Hanya tersisa tanah gembur yang pilu
Sawit merajalela, kayu liar dicuri secara diam-diam
Sungai yang menyimpan amarah meluap
Longsor datang cepat, rebut nyawa ratusan
Bukit longsor menyerupai air mata bumi yang retak
Keluarga lari ketakutan
Ratusan jiwa hilang dalam lumpur hitam.
Rumah lenyap dalam sekejap mata
Pemerintah tetap diam
Tidak mengakui bahwa ini bencana nasional
Hanya cuaca katanya
Namun ketamakan menang
Bencana alam balas kesalahan lama
Hentikan penebangan, tanam pohon lagi
Jaga Sumatera agar tidak menangis lagi
Selamatkan nyawa
Sebelum terlambat selamanya